Tafakur
Penghargaan untuk Pekerja
Jika ada seseorang yang keluar dari rumah untuk bekerja guna mengusahakan kehidupan anaknya yang masih kecil, maka ia telah
“Jika ada seseorang yang keluar dari rumah untuk bekerja guna mengusahakan kehidupan anaknya yang masih kecil, maka ia telah berusaha di jalan Allah. Jika ia bekerja untuk dirinya sendiri agar tidak sampai meminta-minta pada orang lain, itu pun di jalan Allah” (HR. Thabrani).
Jujur dalam bekerja mencari nafkah memberi manfaat berlipatganda bagi manusia. Bukan hanya menghasilkan kebutuhan hidup dan pahala, tetapi juga penghargaan dan ampunan dosa. Lazimnya, setiap orang yang bekerja dengan jujur, kalaupun tidak kaya, akan terpenuhi kebutuhannya. Di samping itu, pahala juga didapat karena bekerja jujur karena ikut melestarikan ajaran dari Allah di muka bumi, sekaligus menjaga tatanan hidup manusia dengan nilai kejujuran. Ketidakjujuran dalam bekerja merupakan unsur perusak tatanan kehidupan manusia. Karena itu, sangat beralsan Rasulullah sallallahu alaihiwasallam menghargai umatnya yang selalu mempertahankan diri sendiri sebagai pekerja jujur.
Tentang adanya penghargaan Rasulullah terhadap pekerja dapat ditemukan dalam hadits di atas. Dalam hadits yang lain, Rasulullah jelas mengatakan bahwa bekerja untuk mencari nafkah halal adalah wajib. Sabdanya, “Mencari rezeki yang halal itu wajib sesudah menunaikan ibadah fardhu (seperti shalat, puasa dan sebagainya)” (HR. Thabrani & Baihaqi). Tentunya, melaksanakan kewajiban bukan hanya terhindar dari dosa, tetapi juga berpahala.
Bahkan, Rasulullah juga mengatakan bahwa banyak dosa yang tidak terampuni dengan cara lain, bisa terampuni dengan bekerja secara jujur. Dengan demikian, keletihan dalam bekerja akan terobati dengan banyak manfaat tersebut. Apalagi keletihan yang dirasakan tubuh ketika bekerja akan segera berakhir ketika tubuh normal kembali setelah beristirahat. Karena itu, sepatutnya kita tidak merusak semua manfaat tersebut dengan ketidakjujuran dalam bekerja. Lebih-lebih bekerja tidak jujur akan menjadi kebiasaan secara perlahan, yang pada gilirannya akan menjadi bagian tak terpisahkan dari hidup ini.