Jumat, 12 Juni 2026

PDK Simeulue Kuras Uang Rp 210 M

saat ini belum memberikan pemasukan untuk PAD (pendapatan asli daerah) bagi Simeulue.

Tayang:
Editor: ampuh
Laporan: Sari Mulyasno | Simuelue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Hampir  10 tahun berdirinya Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) sudah menguras uang daerah sekitar Rp 210 miliar. Namun sampai saat ini belum memberikan pemasukan untuk PAD (pendapatan asli daerah) bagi Simeulue.

Perusahaan daerah yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit, menurut anggota DPRK Simeulue, Rapian dalam  pertemuan antara anggota DPRK Simeulue dengan 30 orang karyawan PDKS, Kamis (3/5), justru memberi beban daerah.

"Hampir sepuluh tahun berdiri PDKS, uang daerah yang sudah terpakai sekitar Rp 200 miliar, namun belum juga menyumbang PAD daerah," kata anggota dewan Rapian, di hadapan karyawan PDKS.

PDKS mengelola kebun sawit seluas lima ribu hektare di dua lokasi, Kecamatan Teupah Selatan dan Teluk Dalam. Namun belum  memberi pemasukan PAD.

Dalam pertemuan yang Pj Bupati Simeulue, Ir Nurman Daud Saman, para para karyawan PDKS menyampaikan keluhan mereka, bahwa pihak perusahaan daerah itu sudah tidak bulan tidak membayar gaji karyawan.

Kecuali itu, terkait kondisi barak yang ditempati para karyawan PDKS di lokasi perkebunan, yang sudah tidak layak huni.  "Lebih bagus lagi kandang hewan, daripada barak yang dihuni para karyawan," ketus Rapian seraya berjanji akan meninjau langsung barak karyawan PDKS.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved