Kamis, 11 Juni 2026

BRI Subulussalam Bobol Ratusan Juta

Ratusan juta rupiah uang PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Unit Subulussalam dikabarkan dibobol oleh karyawannya sendiri

Tayang:
Editor: bakri
SUBULUSSALAM - Ratusan juta rupiah uang PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Unit Subulussalam dikabarkan dibobol oleh karyawannya sendiri dengan modus manipulasi kredit alias kredit fiktif. Ekses dari kasus ini, tujuh karyawan bank yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam itu kini dinonjobkan alias dibangkupanjangkan.

Pemimpin Cabang PT BRI Tapaktuan, Imran Ali yang membawahkan BRI Unit Subulussalam, saat dikonfirmasi Serambi, Jumat (4/5) via telepon selulernya mengakui adanya kasus pembobolan uang tersebut. Menurutnya, kasus itu telah dilaporkan ke Polres Aceh Singkil. Terungkapnya kasus penyelewengan ini, menurut Imran, berkat sistem pengawasan internal BRI. Sebagian besar rangkaian kasus ini, menurutnya, sudah ditangani secara internal walaupun belum selesai 100 persen.

Kendati beredar kabar bahwa dana BRI yang terkuras akibat pembobolan ini mencapai ratusan juta rupiah, Imran belum menyebutkan nominal sebenarnya. Sebab, menurut Imran, masih dalam proses pemeriksaan, baik di intern BRI maupun di kepolisian. Imran memastikan bahwa kasus penyimpangan yang terjadi di lembaga yang dia pimpin itu tidak berhubungan dengan nasabah. Tidak seorang nasabah pun yang dirugikan dalam kasus rekayasa dana BRI ini.

Diungkapkan bahwa dugaan sementara kasus rekayasa kredit ini adalah dengan cara mengeluarkan uang BRI kepada nama-nama fiktif alias sosok siluman.

Imran mengaku belum dapat memastikan sejak kapan dan sampai kapan kasus rekayasa tersebut terjadi, termasuk total dana dan jumlah penerima fiktif tersebut, karena masih diselidiki kepolisian.

Lebih jauh Imran mengatakan, Kantor BRI Unit Subulussalam tetap beroperasi seperti biasa. Imran berharap agar pemberitaan kasus ini tidak menyudutkan BRI seakan-akan ada nasabah yang dirugikan atau terhambatnya operasional bank tertua di Subulussalam itu.

Ekses dari peristiwa ini, sebanyak tujuh karyawan BRI Unit Subulusalam dinonjobkan, karena diduga terkait kasus rekayasa kredit. Mereka adalah Us (kepala unit), J, S, C, O, N, dan As (petugas jaga malam). Pemindahtugasan dilakukan dalam wilayah hukum Polres Aceh Singkil guna memudahkan pemeriksaan di kepolisian. Imran memastikan, semua karyawan yang diduga terlibat kini tak memiliki posisi strategis. Tindakan tegas lainnya adalah berupa pemutusan hubungan kerja (PHK) juga akan segera dikeluarkan jika dalam proses hukum para pelaku terbukti bersalah.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Bambang Syafrianto yang dihubungi Serambi secara terpisah melalui telepon seluler, Minggu (6/5) membenarkan pihaknya sedang menangani kasus dugaan penggelapan dana BRI tersebut. Ditanya kapan kira-kira tersangka kasus rekayasa manipulasi kredit itu ditetapkan, Kapolres mengatakan saat ini pihaknya masih mengumpulkan bukti serta pemeriksaan saksi ahli. Menyangkut besarnya kerugian, Kapolres mengatakan itu belum selesai dihitung.(kh)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved