Seorang Bocah di Meurahdua Terserang DBD
Tazani (9), seorang putra dari Saiful, warga Gampong Blang Meurahdua, Pidie Jaya, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda
Kepada Serambi Saiful menyebutkan, anaknya itu dibawa ke Banda Aceh pada Sabtu (5/5). Tazani mulai terserang demam tinggi sekitar dua pekan lalu. Hanya saja karena kondisi tubuh korban tergolong masih bisa bertahan, sehingga ia biarkan saja berobat di rumah. Dengan harapan bisa sembuh. Ternyata penyakit itu tak juga kunjung reda.
Akhirnya pihak keluarga sepakat untuk membawa Tazani ke Banda Aceh dan hingga Senin (7/5) kemarin Tanzani masih dirawat di RS Harapan Bunda. Untuk menghindari musibah sama kepada warga lainnya, orangtua korban menginginkan agar kampungnya itu difogging. Harapan sama juga disampaikan Nazar seorang warga sekampung dengan Saiful. “Kami mengharapkan Dinkes setempat melakukan fogging,” pinta Nazar.
Kadinkes Pijay, Munawar Ibrahim yang dikonfirmasi Serambi tentang adanya seorang warga Meurahdua yang terserang DBD, mengaku pihaknya belum mendapat laporan. Saya belum menerima informasi tentang hal itu. Begitu pun, lanjut Munawar, pihaknya sesegara mungkin turun ke desa tersebut untuk mengamatinya. “Menyangkut dengan fogging, akan dianalisa lapangan terlebih dahulu. Yang perlu dicamkan, salah satu upaya yang harus diwaspadai agar DBD tidak muncul adalah dengan menjaga lingkungan yang sehat,”ujarnya.(ag)