Rabu, 10 Juni 2026

Sungai Alue Sigupang Dangkal

Warga Desa Pantong Pawoh, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan, meminta pemerintah Provinsi Aceh segera

Tayang:
Editor: bakri
TAPAKTUAN – Warga Desa Pantong Pawoh, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan, meminta pemerintah Provinsi Aceh segera melakukan normalisasi sungai Alue Sigupang. Pasalnya, air sungai yang sempit dan dangkal ini setiap musim hujan selalu melimpah merendam pemukiman penduduk.

“Kami sangat berharap perhatian dari Pemerintah Provinsi Aceh untuk segera melakukan normalisasi sungai Alue Sigupang ini. Karena saban tahun kawasan kami ini dilanda banjir luapan akibat sungai tersebut sudah terlalu sempit dan dangkal. Jika kondisi ini terus dibiarkan tidak hanya merugikan masyarakat, namun insfrastruktur pemerintah juga turut rusak akibat banjir luapan itu,” kata Keuchik Panton Pawoh, Adami HB, kepada Serambi, Rabu (9/5).

Zulfar Arifin, anggota DPRK Aceh Selatan yang dihubungi Serambi juga mengaku banyak menerima keluhan dari masyarakat setempat terkait dengan kondisi aliran sungai Alue Sigupang yang kian sempit dan dangkal. Dia pun berharap Pemkab Aceh Selatan dan Pemerintah Provinsi bisa segera merespons keluhan masyaarakat tersebut.

“Memang berdasarkan laporan yang saya terima, setiap musim hujan kawasan itu dikepung banjir luapan. Hal itu terjadi akibat sepanjang 2 kilometer daerah aliran sungai tersebut mengalami penyempitan dan pendangkalan yang cukup hebat. Jika tidak segera ditanggulangi, bisa-bisa banjir luapan seperti itu akan selalu mendera kawasan dimaksud,” papar anggota DPRK dari Partai PKPI itu.

Seperti diberitakan sbelumnya, hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Aceh Selatan dan sekitarnya, Kamis (26/4/2012) dini hari, telah menyebabkan meluapnya aliran sungai Alue Sigupang, Kecamatan Labuhan Haji Barat. Eksesnya, belasan hektare tanaman kacang tanah milik warga di Desa Panton Pawoh kecamatan yang sama terendam dan terancam gagal panen.

Keuchik Panton Pawoh, Adami HB, yang menghubungi Serambi, Kamis (26/4) sekira pukul 16.12 WIB mengaku, belasan hektare tanaman kacang yang tumbuh subur di desa mereka ikut terendam banjir luapan sungai Alue Sigupang. Akibatnya, kacang yang hampir siap panen itu terancam gagal panen.(tz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved