DPRK Sesalkan Harga Tebus Raskin Mahal
Anggota DPRK Aceh Jaya menyesalkan harga tebus raskin di Aceh Jaya sampai Mei 2012 di atas harga tebus di Bulog
“Kita meminta kepada pemerintah Aceh Jaya untuk bertanggung jawab terhadap permainan oleh oknum tertentu yang menjual raskin di atas harga tebus di Bulog. Seharusnya harga jual kepada masyarakat sesuai dengan harga tebus di Bulog yaitu Rp 1.600/kg, namun harga jual yang diberikan kepada masyarakat saat ini mencapai Rp 2000/kg, ini jelas melanggar kesepakatan,” ungkap anggota DPRK Aceh Jaya Safalia Usman kepada Serambi, Rabu (9/5).
Untuk tahun 2012, DPRK Aceh Jaya bukan hanya menganggarkan anggaran untuk pengangkutan dan pembangian raskin, tetapi biaya untuk mengantar ke desa-desa juga dianggarkan. Hal tersebut bertujuan agar tidak membebankan aparatur desa. “Patut kita pertanyakan kepada eksekutif kenapa kesepakatan bersama dilanggar,” ujar Safalia.
Selain itu, ia juga sangat menyesalkan terhadap banyaknya beras jatah orang miskin diperjual belikan di pasar dan kios belakangan ini. Para penerima raskin di desa-desa harus dicroscek ulang atau pendataan ulang berhak atau tidak menerima raskin tersebut.(c45)