Kamis, 11 Juni 2026

DPRK Sesalkan Harga Tebus Raskin Mahal

Anggota DPRK Aceh Jaya menyesalkan harga tebus raskin di Aceh Jaya sampai Mei 2012 di atas harga tebus di Bulog

Tayang:
Editor: bakri
CALANG – Anggota DPRK Aceh Jaya menyesalkan harga tebus raskin di Aceh Jaya sampai Mei 2012 di atas harga tebus di Bulog. Apa yang terjadi itu merupakan pelanggaran  kesepakatan antara legislatif dan eksekutif. Pasalnya, DPRK sudah mengalokasikan anggaran subsidi setiap tahunnya untuk ongkos antar dan pembagian, namun sangat di sayangkan para penerima raskin harus menebus dengan harga di atas ketentuan, sehingga para penrima raski tetap saja terbebani.

“Kita meminta kepada pemerintah Aceh Jaya untuk bertanggung jawab terhadap permainan oleh oknum tertentu yang menjual raskin di atas harga tebus di Bulog. Seharusnya harga jual kepada masyarakat sesuai dengan harga tebus di Bulog yaitu Rp 1.600/kg, namun harga jual yang diberikan kepada masyarakat saat ini mencapai Rp 2000/kg, ini jelas melanggar kesepakatan,” ungkap anggota DPRK Aceh Jaya Safalia Usman kepada Serambi, Rabu (9/5).

Untuk tahun 2012, DPRK Aceh Jaya bukan hanya menganggarkan anggaran untuk pengangkutan dan pembangian raskin, tetapi biaya untuk mengantar ke desa-desa juga dianggarkan. Hal tersebut bertujuan agar tidak membebankan aparatur desa. “Patut kita pertanyakan kepada eksekutif kenapa kesepakatan bersama dilanggar,” ujar Safalia.

Selain itu, ia juga sangat menyesalkan terhadap banyaknya beras jatah orang miskin diperjual belikan di pasar dan kios belakangan ini. Para penerima raskin di desa-desa harus dicroscek ulang atau pendataan ulang berhak atau tidak menerima raskin tersebut.(c45)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved