Lagi, Dua Pendemo di Galus Menyerah
Dua warga yang ikut dalam aksi demonstrasi berujung anarkis di Kabupaten Gayo Lues (Galus), Kamis (10/5) siang, menyerahkan
Informasi diperoleh Serambi dari sumber di timses pasangan bermotto ‘Perubahan’ itu menyebutkan, penyerahan diri kedua orang ini sebagai bagian dari tindakan menjunjung hukum. “Mereka merasa lebih nyaman dengan menyerahkan diri, seperti enam rekan mereka sebelumnya,” sebut sebuah sumber.
Disebutkan, kedua orang yang menyerahkan diri itu sudah siap untuk memberikan keterangan terkait dugaan tindak pidana perusakan fasilitas negara dalam aksi demonstrasi penolakan hasil pilkada pada tanggal 10-11 April lalu.
Sekretaris Timses Irmawan/Yudhi Candra, Sulaiman Datu, yang dikonfirmasi Serambi membenarkan bahwa kedua warga Galus yang menyerahkan diri ke Mapolda Aceh kemarin, merupakan pendukung Irmawan/Yudhi Candra. Mereka tiba di Mapolda Aceh, di Banda Aceh, sekira pukul 13.30 WIB kemarin.
Sulaiman menyebutkan, kedua warga pendukung Irmawan/Yudhi yang menyerahkan diri itu adalah, Ismail Wasri alias Isma (51) warga Kota Blangkejeren, dan M Kasim alias Acim (49) warga Desa Porang, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Galus. “Kedua mereka yang menyerahkan diri itu diterima oleh Dir Serse Polda Aceh,” ujar Sulaiman.
Catatan Serambi, hingga kemarin, Timsus Polda Aceh sudah menahan 15 warga Gayo Lues yang diduga kuat terlibat dalam aksi demonstrasi menolak hasil Pilkada yang berujung pada terbakarnya Kantor KIP Galus, 5 kantor camat, dan mobil operasional. Sebanyak 7 orang di antaranya diciduk oleh Timsus Polda Aceh secara terpisah di Gayo Lues. Sementara 8 orang menyerahkan diri ke Mapolda Aceh, termasuk dua orang yang menyerah kemarin.(c40)