Mobil Ayah Rimueng Dibakar OTK
Aksi pembakaran mobil kembali terjadi di Aceh Utara
Kendati korban sempat berjibaku untuk memadamkan api, namun tetap saja sebagai besar bodi mobil itu terbakar. Jamaluddin adalah mantan ketua tim sukses Ilyas A Hamid-Abdul Wahab Mahmudy cabup/wacabup Aceh Utara dari jalur perseorang pada Pilkada yang lalu.
Amatan Prohaba pagi kemarin, sekeliling mobil tersebut sudah dipasang police line. Ban belakang samping kanan dan ban serap belakang mobil itu sudah hangus terbakar, kemudian aksesoris dalam mobil juga meleleh, akibat terbakar. Tutup tangki mobil juga terbakar, karena diduga pelaku membakar mobil itu pada bagian tanki.
Karena dari tanki sampai ke jalan yang berjarak sekitar 15 meter ditemukan ceceran minyak bensin. Hingga kini polisi sudah melakukan identifikasi di lokasi kejadian untuk mengumpulkan barang bukti.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu dilihat pertama kali adik korban, Ibni Yaman (37) yang rumahnya bersebelahan dengan rumah abangnya. Saat itu, Ibni baru keluar dari kamar mandi dan masuk ke kamarnya. Tiba-tiba dirinya melihat api sudah membesar pada mobil tersebut. Lalu dirinya langsung memberitahukan abangnya. “Saya terbangun mendengar teriakan adik ipar saya memberitahukan mobil terbakar. Kemudian kami buru-buru bangun dan keluar. Tersentak saya melihat api sudah membumbung dari bagian kanan mobil,” kata Nuraini (35) isteri Ayah Rimueng, kepada Serambi kemarin.
Disebutkan, kemudian dirinya berusaha mnghidupkan pompa air, sehingga memudahkan memadamkan api. Api berhasil dipadamkan setelah adiknya menyemprot dengan tabung racun api dan dibantu sejumlah warga lain.
Disebutkan Nuraini, dirinya bersama suami baru saja pulang dari kawasan Kuta Makmur untuk menghadiri acara pesta keluarganya. Kemudian setibanya di rumah, langsung masuk ke dalam rumah untuk istirahat setelah memarkir mobil di depan rumahnya.
Berkali kali
Korban Jamaluddin mengakui mobilnya sudah berulangkali dirusak orang tak dikenal sejak ia menjadi ketua timses Ilyas A Hamid. Sekitar empat bulan yang lalu, ketika masih menyimpan mobil di rumah adiknya, juga pernah disemprot dengan cat warna putih. Sehingga ia terpaksa harus mengecat lagi mobil dengan warna dasar, warna hitam. Tak lama kemudian juga ke empat ban mobilnya juga dikempesin, ketika ia hendak ke tempat acara pesta. “Padahal selama ini saya tidak pernah memiliki musuh baik dengan warga dan juga rekan kerja, apalagi saya sudah lama tidak mendapat proyek lagi,” katanya.
Sementara Kapolres Lhokseumawe melalui Kasat Reskrim, AKP Galih Indra Giri mengatakan, setelah mendapat informasi pembakaran itu pihaknya langsung turun ke lokasi dengan tim identifikasi untuk melakukan penyelidikan. “Di sekeliling mobil saat kita melakukan penyelidikan masih berbau minyak, bahkan dibawa tanki juga ditemukan botol air mineral yang berbau minyak, yang diduga digunakan pelaku untuk membakar mobil tersebut,” kata AKP Galih.(c37)