Hadapi City Bukan Hanya Melawan Uang
Sejak 9 bulan terakhir persaingan MU dan City memang ketat dan panas. Sejak Divisi Utama Liga Inggris berubah nama menjadi Premier League
Sejak 9
bulan terakhir persaingan MU dan City memang ketat dan panas. Sejak
Divisi Utama Liga Inggris berubah nama menjadi Premier League, ini
persaingan teramai. Apalagi, kedua tim berada di satu kota dan memiliki
hubungan panas.
MU sebenarnya sempat memimpin jauh di pekan-pekan
terakhir, tetapi terpeleset dan City akhirnya mengejar. Mereka kini
sama-sama memiliki nilai 86, tetapi City memiliki selisih gol lebih
baik, yakni 8 gol.
Minggu (13/5/2012) akan menjadi partai
terakhir yang menentukan. Jika City menang saat menjamu Queens Park
Rangers, maka mereka bisa juara, kecuali MU bisa menang di kandang
Sunderland dengan selisih lebih dari 9 gol. Jika City seri dan MU
menang, maka MU yang meraih gelar ke-20.
"Anda tahu, Anda
bersaing dengan manajer yang sangat pintar. Anda tak hanya melawan uang,
tetapi skuad yang sangat menyatu," kata Ferguson kepada kantor berita Reuters, mengomentari persaingannya dengan City.
Ferguson
menilai, persaingan dengan City ini mirip persaingan timnya dengan
Chelsea kala masih dilatih Jose Mourinho. Sejak Mourinho datang ke
Chelsea pada 2004, MU selalu kesulitan melawan klub itu. Bahkan, di
musim 2004-05, MU dikalahkan Chelsea baik di Piala Carling maupun
Premier League.
"Mereka sangat sulit dikalahkan. City, dengan
kualitasnya, sangat mirip dengan Chelsea pada saat itu. Beberapa pemain
mereka pernah merasakan kesuksesan dalam kompetisi. Untuk memenangkan
kompetisi, Anda butuh lima atau enam pemain yang selalu tampil konsisten
sepanjang kompetisi," terangnya.