Selangkah Menuju Sejarah
Jika tak ada keajaiban atau kesalahan bodoh yang mereka buat, Manchester City akan menjuarai Liga Inggris untuk pertama kali
Manchester
City, yang terakhir kali juara Liga Inggris pada 1968, tinggal butuh
satu kemenangan atas Queens Park Rangers (QPR) di Stadion Etihad,
kandang mereka, untuk juara. Mereka tidak pernah kalah di kandang,
dengan hanya sekali seri saat ditahan Sunderland 3-3, akhir Maret.
Namun,
hasil seri tidak cukup bagi tim asuhan Pelatih Roberto Mancini. Dalam
posisi nilai sama dan hanya unggul selisih delapan poin dengan rival
sekota, Manchester United (MU), hasil seri bisa jadi petaka bagi mereka.
Trofi yang sudah di depan mata bisa lenyap dan berpindah tangan ke MU
yang dijamu Sunderland.
”Kami akan bertanding lawan tim yang
ingin menghindari degradasi. Laga ini akan keras, bakal sulit, lebih
sulit daripada menghadapi Newcastle, lebih sulit daripada saat melawan
(Manchester) United,” kata Mancini.
QPR—ditangani Pelatih Mark
Hughes yang tidak pernah kalah saat bertandang ke City—bersaing dengan
Bolton Wanderers untuk menghindari satu tempat degradasi. Hasil seri di
kandang City sudah menyelamatkan mereka sepanjang Bolton tidak menang di
kandang Stoke City dengan sembilan gol atau lebih. Dua tiket degradasi
lain telah jatuh ke tangan Blackburn Rovers dan Wolverhampton Wanderers.
Tekanan bagi City
Apakah mungkin QPR
menahan City? City bakal turun dengan formasi tim terkuat mereka. Sergio
Aguero, Carlos Tevez, David Silva, Samir Nasri, Yaya Toure, Vincent
Kompany, dan lain-lain bakal tampil. Namun, tekanan mental harus menang
bisa jadi bumerang bagi pemain City.
”Situasi mencemaskan bisa
saja muncul jika hingga 10 atau 15 menit terakhir City belum menang,”
kata Ferguson seperti dikutip Guardian. Ia berharap QPR mampu meniru
Aberdeen—klub Skotlandia saat di bawah polesannya—ketika menghancurkan
Real Madrid pada final Piala Winners, 29 tahun silam.
Di luar
perebutan trofi juara di antara dua klub Manchester itu, persaingan
sengit terjadi di antara tiga klub, yakni Arsenal, Tottenham Hotspur,
dan Newcastle United, untuk memastikan tiket ke Liga Champions.
Arsenal harus menang di kandang West Bromwich Albion demi tiket itu.
Hasil tak pernah menang di empat laga sebelumnya menyisakan kekhawatiran
bagi mereka. Gagal bertahan di peringkat ketiga bisa berbuah
terlemparnya Arsenal ke Liga Europa.