Uji Sterilitas Kain Kasa
Kain kasa atau perban haruslah steril sebelum dipakai untuk membalut luka. Kalau tidak steril bukannya kesembuhan yang didapat
Mahasiswi AAK ber-IPK 3,62 ini secara teknis mengambil beberapa sampel dan menguji di laboratorium kain kasa yang hendak dipakai. Jika kain kasa tak lagi steril, maka akan ada bakteri dan mikroba yang melekat. Uji mikroba inilah yang dilakukan. “Pada prinsipnya kan kain kasa tak boleh ada kuman,” kata dara yang suka meneliti seluk-beluk mikroba itu. Dipilihnya Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin karena rumah sakit milik Pemerintah Aceh itu punya fasilitas yang lebih baik dibandingkan rumah sakit lain di Aceh. Saat ini hasil penelitian alumnus SMA Negeri 4 Banda Aceh itu masih dalam tahap pengumpulan data.
Dahlia mengaku tertarik dengan dunia mikroba. Mungkin itu sebab, risetnya pun dipilih di bidang ini. Namun, usai menamatkan kuliah di AAK, Dahlia tak berencana langsung kerja di laboratorium sesuai dengan kualifikasi ilmunya. Dia ingin melanjutkan kuliah lagi ke Diploma IV di Bandung, Jawa Barat. “Dahlia ingin memperdalam ilmu analisis kesehatan, sehingga lebih siap berhadapan dengan dunia nyata selepas kuliah nanti,” kata gadis ini.
Dikatakan, saat ini banyak orang belum paham dengan kerja dan peranan analis kesehatan. Padahal, kata Dahlia, dokter sekalipun sangat membutuhkan kerja analis dalam mendiagnosa pasien. “Tentu dokter susah mendiagnosis penyakit tanpa ada rujukan laboratorium. Nah, kerja di laboratorium inilah kerjanya analis kesehatan,” kata Dahlia. (sak)