Kamis, 11 Juni 2026

AS dan Israel Serang Iran

Serangan Udara AS Guncang Seluruh Iran Selatan Kamis Pagi

Situasi keamanan di Iran selatan memanas drastis pada Kamis (pagi waktu setempat). Ledakan keras dan aktivitas pertahanan udara dilaporkan

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/MEDSOS
Serangan besar-besaran yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran kian meluas dan intens. 

Ringkasan Berita:
  • Televisi pemerintah Iran melaporkan sedikitnya lima “proyektil musuh” menghantam sebuah lokasi di kawasan Kargan, Kota Minab.
  • Dentuman ledakan juga terdengar di Bandar Abbas, sementara media lokal menyebutkan aktivitas pertahanan udara intens di Jask, Qeshm, dan Sirik, seluruhnya berada di Provinsi Hormozgan.

 

SERAMBINEWS.COM - Situasi keamanan di Iran selatan memanas drastis pada Kamis (pagi waktu setempat). Ledakan keras dan aktivitas pertahanan udara dilaporkan terjadi di sejumlah titik strategis, memicu kekhawatiran eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Teluk.

Televisi pemerintah Iran melaporkan sedikitnya lima “proyektil musuh” menghantam sebuah lokasi di kawasan Kargan, Kota Minab.

Dentuman ledakan juga terdengar di Bandar Abbas, sementara media lokal menyebutkan aktivitas pertahanan udara intens di Jask, Qeshm, dan Sirik, seluruhnya berada di Provinsi Hormozgan.

Perkembangan ini beriringan dengan pengumuman Komando Pusat AS (CENTCOM) yang menyatakan pasukan Amerika Serikat telah memulai serangan pertahanan diri “tambahan” terhadap sejumlah sasaran di Iran.

Baca juga: Perang AS-Iran Memanas, Selat Hormuz Ditutup Total, Fasilitas Air Sipil Iran Dibom

Operasi tersebut, menurut CENTCOM, dilakukan atas arahan Donald Trump sebagai respons atas apa yang disebut sebagai “agresi lanjutan Iran”.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan rencana operasi militer Amerika akan berfokus pada “fasilitas utama” di Iran.

Ia memperingatkan bahwa rangkaian serangan yang dijadwalkan dalam beberapa jam ke depan akan bersifat “kuat dan jelas”.

“Kami akan memberikan pukulan keras sesuai target yang memperbaiki lingkungan tempat kami beroperasi dan melemahkan kemampuan yang ingin dimiliki Iran,” ujar Hegseth kepada wartawan di Pangkalan Angkatan Udara MacDill, Tampa, Florida.

Hegseth menambahkan, serangan lanjutan diperkirakan akan segera menyusul dan tidak menutup kemungkinan berlanjut hingga malam berikutnya bila diperlukan.

“Markas ini (CENTCOM) terus merencanakan. Jadi, jika pemogokan malam ini terjadi, itu akan kuat dan jelas. Jika harus terjadi besok malam, juga akan kuat dan jelas,” katanya.

Ia menggambarkan operasi tersebut sebagai bagian dari strategi tekanan yang lebih luas untuk mendorong Teheran kembali ke meja diplomasi, sejalan dengan pernyataan Presiden Trump soal mempertahankan pengaruh sambil negosiasi berlangsung.

“Ketika pihak lain mencoba memanfaatkan kesepakatan, kami akan merespons dengan tindakan tegas terhadap fasilitas-fasilitas utama,” ujarnya.

Di sisi lain, Kedutaan Besar AS di Irak pada Rabu mengimbau warga Amerika untuk meningkatkan kewaspadaan dan kembali menegaskan larangan perjalanan ke Irak.

Peringatan itu dikeluarkan menyusul dinamika regional yang cepat berubah dan potensi gangguan perjalanan, termasuk penutupan wilayah udara secara mendadak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved