Fraksi PKS Sorot Dana Perjalanan Dinas Dewan
Padahal tahun anggaran hanya tersisa beberapa bulan lagi sehingga menimbul kesan miring terhadap pengalokasian anggaran
Penegasan itu disampaikan Ketua Fraksi PKS, Murdani ST didampingi anggotanya Masrizal SSi, Zaenal Abdin SSi, dan Ridwan IB yang menghubungi Serambi, Jumat kemarin. “Dengan jumlah dana yang diplot terlalu tinggi maka akan mubazir dan tidak mungkin bisa dihabiskan sehingga akan menjadi mubazir dan sebaiknya dialihkan ke program lain,” tandas Murdani.
Murdani dan Zaenal juga menyorot pengalokasian dana Rp 4,7 miliar yang diindikasinya ada proyek jatah 26 anggota DPRK yang ikut membahas APBK 2012. Sementara dana untuk Majelis Ulama Nanggro Aceh (MUNA), Lembaga Kajian Tingkat Tinggi Islam (LKTTI), dan Baitul Mall, malah dicoret. “Dana itu pada masing-masing dinas, tetapi itu untuk program anggota DPRK, kita punya data soal itu,” ujar Murdani.(riz)
* tanggapan fraksi bersama
Tudingan Menyesatkan
KETUA Fraksi Bersama DPRK, Ramli SE yang menyebutkan tudingan fraksi PKS menyesatkan dan asal tuding dan yang benar adalah fraksi itu tahun-tahun lalu dapat proyek dari bupati sebelumnya. “Bukti ada dapat proyek mereka tahun lalu ada data sama saya, tudingan mereka menyesatkan,” ujar Ramli.
Sementara Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, Herman Abdullah mengatakan tudingan bahwa anggota DPRK dapat jatah pada dinas tidak benar dan DPRK juga tidak pernah mensahkan terhadap usulan dana aspirasi. Sedangkan uang sebesar Rp 4,8 miliar itu uang lebih setelah dibahas dan itu untuk program pembangunan dan tidak pernah untuk proyek jatah anggota DPRK.(riz)