Marak, Aksi Penipuan via Telepon
Aksi penipuan melalui telepon belakangan kian marak
Seperti yang menimpa Taufik (28), seorang warga Tapaktuan. Dia mengaku hampir menjadi korban. “Baru-baru ada yang mengaku sebagai saudara saya dan meminta pinjam uang. Namun aksi penipuan itu cepat terbaca, karena tak mungkin saudara saya minta pinjamin uang via telepon. Nomor telepon yang menghubungi juga tidak terdaftar di HP saya,” kata Taufik kepada Prohaba, Jumat (18/5).
Dikatakan, saat menelepon si pelaku mengaku sebagai keluarga. Dia mengaku mengalami musibah dan minta dikirimi uang. Bahkan si pelaku dengan nada gugup mengatakan sedang berurusan dengan polisi dan perlu biaya.
“Untungnya saya tidak terpengaruh dengan apa yang diinginkan pelaku. Apalagi saya menyadari kalau itu sebagai aksi penipun,” kata Taufik sambil mengingatkan agar berhati-hati terhadap aksi-aksi seperti itu.(tz)