Sepmor Perawat Diembat Maling
Kondisi keamanan di Rumah Sakit Umum (RSU) Sigli, semakin mengkhawatirkan
SIGLI - Kondisi keamanan di Rumah Sakit Umum (RSU) Sigli, semakin mengkhawatirkan. Pasalnya kasus pencurian sepeda motor kerap berulang di rumah sakit milik Pemkab Pidie tersebut.
Kali ini korbannya adalah Jufrida bin M Yusuf (35), petugas perawat ruang Instalasi Gawat darurat (IGD) RSU Sigli. Sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam Nopol BL 3400 XY miliknya hilang Jumat (18/5) sekitar pukul 05.00 Wib, saat diparkir di samping gedung IGD.
Sepmor bernomor mesin 3C1-877587 dan nomor rangka MH33C1005CK876417, baru tujuh hari dibeli Jufrida. Jufrida yang dijumpai di Mapolres Pidie, mengisahkan, Kamis (17/5) sekira pukul 19.00 WIB ia datang ke RSU Sigli untuk bertugas seperti biasanya dengan sepeda motor.
Sepmor barunya itu diparkir di samping gedung IGD, tepat di depan ruang pendaftaran kartu berobat pasien. “Setelah sepeda motor saya parkir, lalu saya masuk ke dalam ruang IGD untuk menjalankan tugas melakukan perawatan terhadap pasien. Sesekali dari balik jendela saya melihat motor saya masih terparkir di tempat tadi,” katanya.
Beberapa jam kemudian, masuk pasien korban kecelakaan. Namun pasien itu harus segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) di Banda Aceh. Kebetulan pada malam itu Jufrida ditugaskan mendampingi pasien tersebut ke Banda Aceh.
Sekira pukul 02.00 Wib sebelum berangkat ke Banda Aceh, ia masih melihat sepeda motornya terparkir di samping IGD RSU Sigli. Bahkan ia masih sempat memeriksa setang kendaraannya terkunci. Setelah itu ia berangkat ke Banda Aceh membawa pasien kecelakaan tadi.
“Sekira pukul 07.00 sekembali dari Banda Aceh, saya tak melihat lagi sepeda motor tersebut. Saya sempat bertanya kepada petugas satpam, mereka mengatakan tidak melihat. Saya kemudian melapor ke ke polisi,” kata Jufrida.
Vario digasak maling
Sehari sebelumnya, peristiwa sama juga terjadi di pusat pasar Beureunuen, Kecamatan Mutiara. Sebuah sepmor Honda Vario warna putih violet BL 6099 PAE, milik Samsul Fitri warga Keutapang Sanggeu, Kecamatan Pidie juga digondol maling.
Menurut warga setempat, peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.00 WIB, di depan depot obat Doa Ibu. Sekira pukul 08.00 wib korban datang dari rumah menuju pusat pasar Beureunuen untuk berjualan jualan kopi.
Sepeda motor tersebut diparkir di samping warung tempat korban bekerja, tepatnya di depan depot obat doa ibu. Kemudian sekira pukul 15.00 Wib ketika korban mau pulang melihat sepeda motornya sudah tak ada lagi di lokasi parkir.(aya)