Bocah 4 Tahun Tertembak
Musibah yang sangat tidak diharapkan menimpa seorang anggota polisi yang tinggal di Aspol Blang Peuria, Kecamatan Samudera
Insiden yang sangat menyedihkan dan memunculkan simpati masyarakat tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB, Senin (21/5) di Asrama Polisi (Aspol) Desa Blang Peuria, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Waktu itu, pemilik pistol, Brigadir Juliadi yang bertugas di Polres Lhokseumawe sedang di rumah, mengetik sesuatu bersama seorang temannya.
Ketika Juliadi sedang bekerja, tanpa disadari putranya meraih pistol yang diamankan di atas meja. Diduga bocah yang sedang lasak-lasaknya itu sempat memainkan pistol tersebut sambil menekan/menarik pemicu.
Letusan senjata mengagetkan seisi rumah. Suasana berubah histeris ketika melihat Reza roboh tertembus peluru. Dalam keadaan panik, orangtua Reza melarikan putra mereka ke Puskesmas Geudong yang terpaut beberapa puluh meter saja dengan lokasi kejadian. Dari Puskesmas Geudong, Reza
diboyong ke RSU Cut Meutia Aceh Utara. Kemudian sekitar pukul 14.15 WIB kemarin, setelah mendapat penanganan awal di RSU Cut Meutia, korban dirujuk ke Rumah Sakit Columbia Asia Medan.
Ketika korban berada di Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSU Cut Meutia, terlihat kesibukan tim medis yang luar biasa. Bagian kepala korban yang dibalut perban basah kuyup dengan darah. Ibunda korban, Asmawati tak henti-hentinya menangis melihat kondisi sang putra yang merintih menahan sakit.
Di antara kesibukan tim medis dan tangis duka ibunda korban, aparat kepolisian dari Polres Lhokseumawe dipimpin Kasat Reskrim AKP Galih Indra Giri didampingi Kanit Pelayanan Pengaduan dan Penegakan Disiplin (P3D) tiba di rumah sakit melihat kondisi Reza.
Kepala IRD RSU Cut Meutia, Fahrizal SKM kepada Serambi mengatakan, menurut dokter bedah, korban mengalami pendarah hebat, karena peluru menembus bagian pipi (sekitar hidung). “Kemungkinan peluru sudah ke luar. Kita tak memiliki alat untuk melakukan scaning kepala. Korban harus dioperasi untuk pembersihan darah pada bekas luka. Kita putuskan dirujuk ke RS Columbia Medan,” kata Fahrizal.(c37/ib)