Jumat, 12 Juni 2026

Berita Abdya

Perkuat Media Edukasi Kesehatan, RSUD-TP Abdya Gelar Pelatihan Media Interaktif bagi Tim PKRS

Kegiatan yang berlangsung di aula dr Syahminan tersebut, merupakan bagian dari upaya RSUD-TP Abdya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
PELATIHAN MEDIA INTERAKTIF - Direktur RSUD-TP Aceh Barat Daya (Abdya), dr Ismail Muhammad, Sp.B membuka Pelatihan Media Interaktif bagi Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) di aula dr Syahminan, Kamis (11/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • RSUD-TP Abdya menggelar Pelatihan Media Interaktif bagi Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) selama 11–15 Juni 2026. 
  • Direktur RSUD-TP, menekankan pentingnya transformasi komunikasi kesehatan di era digital agar rumah sakit mampu menyajikan edukasi yang mudah dipahami dan menarik masyarakat.
  • Pelatihan menghadirkan narasumber Adi Khairi Rahimi dan membahas strategi media digital, fotografi, videografi, desain konten edukatif, pemanfaatan AI, serta teknik penyampaian pesan kesehatan.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUD-TP) Kabupaten Aceh Barat Daya menggelar Pelatihan Media Interaktif bagi Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) yang berlangsung selama lima hari, 11 - 15 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di aula dr Syahminan tersebut, merupakan bagian dari upaya RSUD-TP Abdya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. 

Khususnya Tim PKRS, dalam menyusun dan memanfaatkan media edukasi kesehatan yang efektif, inovatif, dan mudah dipahami masyarakat.

Pelatihan dibuka Direktur RSUD-TP Abdya, dr Ismail Muhammad, Sp.B.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya transformasi komunikasi kesehatan di era digital.

"Rumah sakit tidak hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan edukasi kesehatan yang benar, mudah dipahami, dan dapat diakses oleh masyarakat.

Karena itu, kemampuan mengelola media edukasi menjadi kebutuhan yang sangat penting saat ini," kata Ismuha, panggilan akrab dr Ismail Muhammad.

Baca juga: DPMP4 Abdya Tuntaskan Validasi Pencairan DD & ADG Tahap Pertama 152 Gampong

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi.

Rumah sakit harus mampu beradaptasi dengan menghadirkan media edukasi yang lebih kreatif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Kami ingin Tim PKRS mampu menghasilkan media edukasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menarik perhatian masyarakat sehingga pesan-pesan kesehatan dapat tersampaikan dengan baik.

Edukasi yang efektif merupakan bagian penting dari upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat," ucap Ismuha.

Untuk mendukung tujuan tersebut, RSUD-TP menghadirkan Adi Khairi Rahimi, Wakil Ketua RTIK Aceh dan Founder Kamz Multi Media, sebagai narasumber utama dalam pelatihan tersebut.

Selama lima hari pelatihan, peserta akan dibekali berbagai materi terkait strategi penyusunan media edukasi kesehatan, pemanfaatan media digital dan media sosial, fotografi dan videografi untuk promosi kesehatan, desain konten edukatif, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta teknik penyampaian pesan kesehatan yang efektif kepada pasien, keluarga pasien, dan masyarakat.

Baca juga: Ketua DPRK Abdya Abi Roni Dukung Brasil dan Inggris di Piala Dunia 2026

Adi Khairi Rahimi menyampaikan bahwa media edukasi kesehatan harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat saat ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved