Jumat, 12 Juni 2026

Sengketa Lahan, 4 Orang Luka Parah

Sementara itu, empat orang terkena luka bacok. Satu dari karyawan PTPN II, dan tiga korban lainnya adalah warga sekitar.

Tayang:
Editor: Boyozamy
SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Kepala Polresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang melalui telepon selularnya memastikan kondisi terakhir pascabentrok antara karyawan dan ratusan warga di Dusun Salang Paku, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, sudah aman dan terkendali.


"Saat ini aparat kepolisian masih berjaga di lokasi bentrok untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Tapi kondisi terakhir pascabentrok sudah aman terkendali," ujar Monang, Selasa (22/5/2012).


Saat kejadian, aparat Polsek Kutalimbaru di bawah Polresta Medan sempat meminta tolong kepada Polda Sumut untuk menurunkan tambahan petugas. Hingga berita ini diturunkan, polisi sudah menurunkan satu Kompi Sabhara dan dua Peleton Brimob.


Sebelumnya diberitakan, ratusan petani dan petugas keamanan PT Perkebunan Nusantara II, Kebun Tunggu Rono di Dusun Salang Paku, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, terlibat bentrok. Akibatnya lima truk milik PTPN II terbakar. Sementara itu, empat orang terkena luka bacok. Satu dari karyawan PTPN II, dan tiga korban lainnya adalah warga sekitar.


Tiga korban yang terluka antara lain Udian cacar, Nurdin, dan Hariadi, warga Sei Mencirim. Sementara itu, seorang supir truk PTPN II bernama Zainal Abidin, warga Kampung Kloni Lama, Desa Buluh Cina, Deli Serdang, harus kehilangan jari telunjuk kanan akibat sabetan pedang petani.


Zainal juga mengalami luka bacok serius di bagian belakang kepala dan bibir pecah-pecah. Kini semua korban dibawa kelompoknya ke Rumah Sakit Umum H Adam Malik Medan, untuk mendapat perawatan.


Berdasarkan informasi yang terhimpun, pemicu bentrokan karena massa penggarap kebun PTPN II yang sudah berakhir masa hak guna usahanya menyerang karyawan yang akan melakukan pendudukan kembali atau okupasi, pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB.


Sementara itu Kapolsek Kutalimbaru AKP Robinson Surbakti yang dihubungi via telepon selular mengatakan, bentrok terjadi begitu cepat hingga pihaknya sempat kewalahan dan meminta bantuan ke Polda Sumut karena kurang personil pengamanan. "Kami menerima laporan, bentok terjadi sangat cepat. Iring-iringan 15 truk mangangkut petugas keamanan PTPN II yang akan melakukan okupasi di lahan kebun Tunggu Rono dihadang dan dipukuli hingga menyebabkan para petugas keamanan turun dari mobil dan betrok. Sedangkan mobil yang ditinggal langsung dibakar massa petani," kata Robinson.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved