Warga Minta Dinkes Fogging Mon Geudong
Warga Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe meminta petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat
“Istri dan anak saya baru tadi pagi (kemarin-red) diizinkan pulang dari rumah sakit setelah sepekan dirawat akibat DBD. Meski sudah diizinkan pulang, tapi masih harus berobat jalan karena belum sembuh total,” kata Bustani, warga Mon Geudong kepada Serambi, kemarin.
Jika masalah itu tak segera dicari solusi, ia khawatir DBD akan menyerang warga lain, apalagi desa itu sudah lama tak difogging. “Seingat saya sejak tahun 2007 saya tinggal di desa itu, belum pernah difogging. Karena itu kita berharap petugas dinas segera turun ke lokasi,” harapnya.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lhokseumawe Nizan Mauyah mengatakan, pada setiap Senin-Kamis petugas puskesmas selalu mendata korban DBD yang dirawat di rumah sakit. “Jika memang korban itu positif DBD kita akan fogging ke rumah mereka,” katanya. Untuk mencegah DBD, kata Mauyah, warga juga harus berperan aktif menjaga lingkungan. Sebab, tambahnya, yang sulit diberantas adalah jentik nyamuk itu. Sedangkan nyamuk bisa diberantas dengan fogging.(c37)