Kamis, 11 Juni 2026

Bau Limbah PKS Ganggu Warga

Bau yang berasal dari limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Syaukath Sejahtera di Gandapura, Bireuen

Tayang:
Editor: bakri
BIREUEN - Bau yang berasal dari limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Syaukath Sejahtera di Gandapura, Bireuen hingga kemarin masih menyengat. Akibatnya, warga warga sekitar pabrik, siswa yang sekolahnya tidak jauh dari lokasi PKS itu, maupun pasien yang berobat di Puskesmas Gandapura sangat terganggu dengan bau tersebut.

Amatan Serambi, kemarin, tempat penampung limbah PKS yang lokasinya di tiga desa yaitu Keude Lapang, Lapang Timu, dan Desa Cot Jabet, Kecamatan Gandapura tersebut di kolam terbuka. Di hamparan bagian selatan pabrik ada kolam besar. Bau menyengat itu berasal dari kolam itu berhembus ke berbagai arah sesuai arah angin.

Informasi yang diterima Serambi dari sejumlah warga, bau limbah PKS  itu dirasakan mencapai radius satu kilometer. Sehingga bau tersebut tercium oleh warga Desa Keude Lapang, Lapang Timu, Lapang Barat, Cubo, Paloh Mee, Cot Tubee, Pante Sikumbong, Gurugok, Blang Keude, Teupin Siron, Alue Mangki, Lingka Kuta, dan Desa Ie Rhop. Semua desa itu berada di Kecamatan Gandapura.

“Kehadiran PKS di Gandapura memberi dampak positif bagi ekonomi masyarakat. Tapi, kami berharap PKS dapat mengelola limbah dengan baik, sehingga bau menyengat yang mengganggu warga bisa berkurang,” kata Kepala SMKN Gandapura, M Yusuf, kemarin.

Ungkapan hampir sama juga disampaikan Kepala Puskesmas Gandapura, dr Darmawanti. “Bila bau menyengat itu dibiarkan terus menerus tanpa diantisipasi dikhawatirkan mengganggu kesehatan pasien dan warga. Kami berharap PKS yang telah memberi kontribusi besar bagi masyarakat Bireuen dapat berusaha mengurangi bau tersebut,” harap dr Darma.(yus)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved