Mahasiswa Unimal Gelar Aksi Tutup Mulut
Sejumlah mahasiswa konsentrasi bisnis di bawah Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh (Unimal)
Aksi yang dimulai pukul 10.00 WIB itu berlangsung singkat. Mereka memasang lakban di mulutnya juga membakar sejumlah fotocopi ijazah sebagai bentuk protes terkait status kemahasiswaan mereka yang dinilai kurang jelas.
“Bahkan, tamatan konsentrasi bisnis selama ini mendapat ijazah sarjana ekonomi (SE). Seharusnya, bila di bawah FISIP sesuai data Dikti gelar lulusan konsentrasi itu SSos. Jadi, kuat dugaan kami ijazah untuk lulusan bisnis selama ini adalah manipulatif,” jelas
Koordinator aksi, Ridha Darmawijaya. Karena itu, ia meminta pihak rektorat segera menyelesaikan masalah tersebut.
Kepala Kehumasan Unimal, Haikal membantah ijazah alumni konsentrasi bisnis Jurusan Manajemen tidak sah. Buktinya, sebut Haikal, banyak alamuni yang sudah bekerja sebagai PNS dan karyawan swasta. “Bila tak sah, tentu mereka tak bisa bekerja. Jadi bila ada yang bilang tidak sah, itu pikiran yang menyesatkan. Terkait data di Dikti, saya juga sudah cek, tidak benar jurusan itu berada di bawah Fisip, tapi di bawah Fakultas Ekonomi dan gelar lulusannya adalah SE,” jelas Haikal.(bah)