Jalan Kota Fajar-Manggamat Berlubang
Senin, 13 Agustus 2012 09:03 WIB
Berita Terkait
- Pembangunan Jalan Lintas Tengah Dimulai Tahun Ini
- BMCK belum Serahkan Proyek Jalan ke Bupati
- Pelayaran ke Simeulue Kembali Lancar
- Lintas Bulu Hadek-Luan Balu, Simeulue Longsor
- Lintasan Galus-Abdya Putus
- Longsor, Lintas Bulu Hadek - Luan Balu Tak Bisa Dilalui…
- Lintas Jeuram-Takengon Masih Putus Total
- Jalan Blangkejeren-Takengon Rawan Longsor
- Puluhan Rumah Tertimbun Longsor
- 4 KM Jalan Meulaboh-Kuala Bhee Rusak Parah
TAPAKTUAN - Kondisi badan jalan penghubung dari Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara sampai ke Kemukiman Manggamat, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, yang jaraknya diperkirakan mencapai 20 Km saat ini cukup memprihatinkan. Hampir semua sisi badan jalan tersebut dipenuhi lubang ukuran besar dan kecil. Keadaan seperti itu sangat menyulitkan para pengendara roda dua dan roda empat.
Serambi yang turun ke kecamatan tersebut Sabtu (11/8) menyaksikan langsung kondisi badan tersebut sudah sangat sulit dilewati kendaraan roda dua dan roda empat. Sebab selain dipenuhi lubang menganga, di sebagian titik badan jalan tersebut juga terlihat tertimbun longsor, sehingga bisa dipastikan mobil jenis sedan tidak bisa lewat via jalur tersebut.
“Kerusakan ini sudah dua tahun terjadi akibat sering lalu-lalangnya truk pengangkutan batu bijih besi via jalan ini,” kata salah seorang warga setempat saat ditanyai Serambi ketika turun ke kawasan tersebut, Sabtu (11/8).
Warga setempat berharap Pemkab Aceh Selatan bisa segera memperbaiki kerusakan tersebut, sebab jika kerusakan itu terus dibiarkan dikhawatirkan lambat laun jalan tersebut akan semakin sulit dilalui. Karena jalan yang diapit pegunungan ini sebagian sisinya mulai terlihat ambruk dan terancam putus total.
Camat Kluet Tangah, Muhammad Hasbi SPd, yang ditanyai Serambi membenarkan kerusakan itu. Dia juga mensinyalir kerusakan itu terjadi akibat sering mondar-mandirnya truk pengangkut batu biji besi, karena baru dua tahun di bangung kondisinya sudah terlihat rusak parah. “Kayaknya di perbaiki tahun ini, sebab di Simpang Kota Fajar mulai dilakukan pengerasan, mungkin selesai dari sana akan dilanjutkan kesini,” jelasnya.(tz)
Serambi yang turun ke kecamatan tersebut Sabtu (11/8) menyaksikan langsung kondisi badan tersebut sudah sangat sulit dilewati kendaraan roda dua dan roda empat. Sebab selain dipenuhi lubang menganga, di sebagian titik badan jalan tersebut juga terlihat tertimbun longsor, sehingga bisa dipastikan mobil jenis sedan tidak bisa lewat via jalur tersebut.
“Kerusakan ini sudah dua tahun terjadi akibat sering lalu-lalangnya truk pengangkutan batu bijih besi via jalan ini,” kata salah seorang warga setempat saat ditanyai Serambi ketika turun ke kawasan tersebut, Sabtu (11/8).
Warga setempat berharap Pemkab Aceh Selatan bisa segera memperbaiki kerusakan tersebut, sebab jika kerusakan itu terus dibiarkan dikhawatirkan lambat laun jalan tersebut akan semakin sulit dilalui. Karena jalan yang diapit pegunungan ini sebagian sisinya mulai terlihat ambruk dan terancam putus total.
Camat Kluet Tangah, Muhammad Hasbi SPd, yang ditanyai Serambi membenarkan kerusakan itu. Dia juga mensinyalir kerusakan itu terjadi akibat sering mondar-mandirnya truk pengangkut batu biji besi, karena baru dua tahun di bangung kondisinya sudah terlihat rusak parah. “Kayaknya di perbaiki tahun ini, sebab di Simpang Kota Fajar mulai dilakukan pengerasan, mungkin selesai dari sana akan dilanjutkan kesini,” jelasnya.(tz)
Editor : bakri
