BMKG: Waspadai Angin Kencang
“Penyebab angin kencang yang terjadi ini karena adanya tekanan rendah di sekitar wilayah Aceh,”
Pasalnya, hembusan angin kencang yang bertiup dengan kecepatan hingga mencapai 34 kilometer per jam dari arah barat daya itu dikhawatirkan akan mengganggu aktivitas masyarakat, karena disertai dengan hujan lebat.
“Penyebab angin kencang yang terjadi ini karena adanya tekanan rendah di sekitar wilayah Aceh,” kata Kepala Stasiun BMKG Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya Edi Darlupti SE melalui prakirawan Saiful Amri kepada Serambi, Kamis (18/10) kemarin.
Menurutnya, selain membahayakan bagi masyarakat, hembusan angin kencang itu juga berdampak dan berbahaya bagi penerbangan khususnya saat mendarat (landing) maupun ketika terbang (take off) dari landasan pacu di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya di Kubang Gajah, Kecamatan Kuala Pesisir.
Prakirawan Saiful Amri juga menegaskan, selain bermanfaat bagi masyarakat, prakiraan cuaca yang dilakukan pihaknya itu juga berfungsi untuk memantau situasi udara dan cuaca guna kelancaran penerbangan pesawat udara di wilayah itu.
Sedangkan hujan ringan hingga sedang diperkirakan akan terjadi pada sore hingga malam hari dengan suhu udara 21-31 derjat celcius dengan kelembaban udara berkisar antara 69 persen hingga 99 persen. Untuk ketinggian gelombang, katanya, diperkirakan masih normal berkisar antara 1,25 meter hingga 2 meter. (edi)