Pria Bertopeng Aniaya Sekeluarga
Seorang pria bertopeng menganiaya tiga orang dalam satu keluarga di Jurong Ulee Krueng, Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang
* Pelaku Lari Setelah Kalah Duel
SABANG - Seorang pria bertopeng menganiaya tiga orang dalam satu keluarga di Jurong Ulee Krueng, Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Senin (3/12) sekira pukul 03.15 WIB. Akibatnya, ketiga korban luka parah dan terpaksa dilarikan ke puskesmas setempat.
Kapolres Sabang, AKBP Chomariasih SH melalui Kasat Reskrim Ipda Kristanto Situmeang saat dikonfirmasi Serambi kemarin mengatakan, ketiga korban adalah Suwarni (50), menantunya Abdul Rahman (25), dan kakak ipar dari Abdul Rahman, Rina Heriani (31).
Menurut penuturan sejumlah sumber, malam itu Suwarni dan anaknya Rina sedang tertidur pulas di depan televisi ruang tamu. Tiba-tiba seorang pria bertopeng masuk dari pintu belakang. Letak rumah itu sekira 50 meter dari jalan raya. Begitu masuk, pelaku langsung memukuli Suwarni dan Rina dengan alu.
Mendengar suara teriakan dan gaduh, Abdul Rahman yang tidur di kamar bersama istrinya yang sedang hamil tua, bergegas ke luar. Baru sampai di depan pintu, pelaku langsung menyerangnya.
Ia sempat terkena pukulan alu yang beberapa kali diayunkan pelaku, tapi masih mampu bertahan. Abdul Rahman bahkan berhasil mendekati pelaku, merangkul dan merobohkannya hingga keduanya berguling di lantai, seperti layaknya pegulat yang sedang bertarung.
Sementara Suwarni dan Rina terkapar tak berdaya akibat hantaman alu, sebelum Abdul Rahman datang menolong. Darah berceceran di lantai rumah. Dalam pergumulan itu, Abdul Rahman sempat menggigit punggung dan memukul wajah pelaku. Akibat serangan balasan tersebut, pria bertopeng kain itu pun lari tunggang langgang ke belakang rumah.
Di tempat ini terjadi lagi duel saling serang, sehingga penjahat bertopeng ini kalah telak. Namun, Abdul Rahman tidak sempat mengenali wajah penjahat bertopeng itu.
Saat ada kesempatan, pelaku lari ke arah kebun kelapa. Seiring itu warga setempat pun berdatangan karena mendengar suara gaduh. Ketiga korban yang diserang pelaku lalu dilarikan ke puskesmas setempat.
“Abdul Rahman dan Suwarni mengalami luka robek di kepala bagian depan. Demikian juga Rina, luka di bagian kepala hingga telinga mengeluarkan darah,” kata Kristanto Situmeang.
Saat ini polisi sedang memburu pelaku di kota yang dikelilingi laut itu. Hingga tadi malam, Suwarni dan Abdul Rahman masih dirawat di RSUD Sabang. Keduanya terlihat lemah dan belum mampu banyak berkomunikasi. Sementara Rina langsung dirujuk ke RSUZA Banda Aceh, karena cederanya serius, telinganya mengeluarkan darah. (gun)
Pelaku Diduga Ingin Membunuh
Motif yang melatarbelakangi mengapa keluarga Suwarni (50) menjadi sasaran penyerangan pria yang membawa alu, Senin (3/12) dini hari, sampai tadi malam masih menjadi misteri. Soalnya, pelakunya belum tertangkap.
Polres Sabang sudah membentuk tim khusus untuk mencari tahu dan menciduk pelaku. Jika pelaku berhasil ditangkap nantinya, barulah bisa terjawab mengapa pelaku menyerang Suwarni dan anaknya, Rina Heriani, serta menantunya, Abdul Rahman.
Meski pelaku belum tertangkap dan motif penyerangan itu belum diketahui, “Tapi melihat aksinya yang kejam, kita menduga pelaku berniat membunuh para korbannya,” demikian dikatakan Kasat Reskrim Polres Sabang, Ipda Kristanto Situmeang menjawab Serambi kemarin.
Apalagi, berdasarkan olah tempat kejadian, tidak ada tanda-tanda perampokan ataupun penodongan di rumah itu. “Pasalnya tak ada barang yang hilang di rumah itu,” kata Ipda Kristanto.
Lalu, apakah pelaku dendam atau sakit hati kepada Suwarni? Waktulah yang akan menjawabnya. Tapi para tetangga Suwarni menyebutkan, keluarga yang beternak lembu itu selama ini tidak punya musuh dan tidak pernah bermasalah dengan pihak lain. (gun)

