Jumat, 5 Juni 2026

Dewan Desak Pengoperasian KMP Teluk Labuhan Haji

Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue meminta pemerintah untuk mengoperasikan KMP Teluk Labuhan Haji

Tayang:
Editor: bakri
SINABANG -  Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue  meminta pemerintah untuk mengoperasikan KMP Teluk Labuhan Haji.  Pengoperasian kapal yang kini disandarkan di  pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh itu  untuk kelancaran  transportasi melayari rute Sinabang - Labuhan Haji, Aceh Selatan.

Sayangnya,  kapal feri yang diperuntukan bagi transportasi masyarakat ke wilayah kepulauan itu  belum juga beroperasi,  lantaran masih terkendala berbagai faktor. Anggota DPRK Simeulue Rasmanudin  H Rahamin bersama dua anggota dewan lainnya  saat ini tengah melakukan penjajakan melalui pemerintah Aceh  dan  pemerintah pusat. Mereka meminta kapal milik pemerintah Aceh Selatan itu segera dioperasikan.

Mengingat pentingnya penambahan transportasi laut untuk melayarai rute Sinabang - Labuhan Haji, yang selama ini hanya dilayari satu kapal laut, pengoperasian itu akan  berdampak  pada  lancarnya pelayaran. Selama ini sebagaimana diketahui,  Sinabang-Labuhan Haji   hanya dilayari tiga kali dalam seminggu.

“Kunjungan ini menindaklanjuti pertemuan DPRK Simeulue dengan Dinas Perhubungan Aceh beberapa waktu yang lalu. Kepada Vice President Penyeberangan Perintis di Jakarta kita meminta agar KMP Teluk Labuhan Haji dapat dioperasikan untuk melayari rute Sinabang - Labuhan Haji,  agar transportasi Simeulue bisa setiap hari,” kata Rasmanudin, melalui sambungan telepon kepada Serambi, Senin (10/12).

Dalam kunjungan kerja anggota dewan tersebut,  mereka berjanji ke pihak ASDP  untuk  segera mengkaji model terbaik sarana transportasi ke Simeulue. “Jadi, ini sebagai langkah awal sebelum dilayari dengan dua armada. Rute ini akan dikaji oleh pihak ASDP,” pungkasnya, mengutip hasil pertemuannya dengan Vice President Usaha Penyeberangan Perintis di Jakarta.

Jika hal tersebut  terealisasi, kata Rasman, maka akan berdampak positif seperti di bidang  perikanan, perdagangan, pariwisata, dan perekonomian masyarakat Simeulue. Selama ini  warga Simeulue menyeberang laut dengan menggunakan KMP Teluk Sinabang, yang berlayar hanya tiga kali dalam seminggu. (c48)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved