Jumat, 5 Juni 2026

Berita Aceh Utara

Kepala PRR Aceh Safrizal ZA Turun ke Langkahan, Pastikan Huntara Diperbaiki Segera

58 unit Huntara dan sebuah musala terdampak, dengan perbaikan ditargetkan selesai dalam 7 hari melalui koordinasi dengan Kementerian PU dan BNPB

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO/serambinews
TINJAU HUNTARA LANGKAHAN - Kepala Satgas PRR Wilayah Aceh, Safrizal ZA pada Kamis (4/6/2026), turun langsung ke Langkahan, Aceh Utara untuk melihat kondisi Huntara yang rusak diterjang badai. 

Ringkasan Berita:
  • Kepala Posko PRR Aceh, Dr. Safrizal ZA, turun langsung ke Kecamatan Langkahan, Aceh Utara untuk meninjau Huntara penyintas banjir yang rusak akibat angin kencang.
  • 58 unit Huntara dan sebuah musala terdampak, dengan perbaikan ditargetkan selesai dalam 7 hari melalui koordinasi dengan Kementerian PU dan BNPB.
  • Langkah cepat ini diharapkan membuat warga kembali menempati hunian layak sambil menunggu pembangunan hunian tetap, sekaligus bukti pemerintah hadir mendampingi masyarakat terdampak.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Kepala Posko Wilayah Aceh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Dr Safrizal ZA turun langsung ke Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Kamis (4/6/2026), untuk meninjau kondisi hunian sementara (Huntara) penyintas banjir yang rusak akibat angin kencang. 

Didampingi Bupati Aceh Utara, eks Pj Gubernur Aceh itu memastikan langkah cepat pemerintah dalam memperbaiki fasilitas tersebut agar warga kembali merasa aman.

Dalam kunjungan itu, Safrizal mendatangi sejumlah titik Huntara yang terdampak hujan deras dan angin kencang pada 2 dan 4 Juni 2026. 

Berdasarkan data sementara, sedikitnya 58 unit Huntara rusak dengan tingkat kerusakan berbeda.

Rinciannya:

  • 36 unit di Huntara Rumoh Rayeuk
  • 5 unit di Desa Langkahan
  • 7 unit di Buket Linteung
  • 10 unit di Geudumbak

Bahkan, sebuah musalla di kawasan Huntara juga ikut rusak.

Baca juga: Angin Kencang Kembali Terjang Langkahan, Kerusakan Huntara Bertambah, Listrik Padam

Safrizal menegaskan, bahwa pemerintah tidak ingin para penyintas terlalu lama tinggal di hunian yang tidak layak. 

“Kami datang untuk memastikan kondisi warga dan melihat langsung kerusakan yang terjadi,” tutur dia.

“Pemerintah bergerak cepat agar proses pemulihan segera dilakukan,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi telah dilakukan dengan Menteri Pekerjaan Umum serta BNPB untuk mempercepat rehabilitasi.

Target perbaikan seluruh Huntara ditetapkan selesai dalam waktu tujuh hari.

Kehadiran pemerintah disambut baik oleh warga yang berharap perbaikan segera dilakukan, mengingat sebagian huntara mengalami kerusakan parah. 

Baca juga: Puluhan Huntara Ambruk Dihantam Badai, 3 Anak Luka-Luka Tertimpa Material Bangunan

Mereka adalah korban banjir besar yang melanda Langkahan dan wilayah lain di Aceh Utara pada November 2025, dan hingga kini masih menunggu pembangunan hunian tetap (Huntap).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved