Tuntaskan Pengaspalan Jalan Singkohor-Gunung Meriah
Warga Kecamatan Singkohor mendesak Pemkab Aceh Singkil, menuntaskan pengaspalan jalan
Jalan Singkohor-Gunung Meriah, yang belum diaspal sekitar 800 meter, masuk dalam Desa Lae Pinang. Sementaran jalan lainnya sudah teraspal. Jalan belum diaspal berada dalam posisi curam, di kawasan itu terdapat jembatan kayu yang kondisinya sudah miring. “Jalan tinggal sekitar 800 meter yang belum diaspal ditambah jembatan kayu rusak belum diperbaiki. Kami minta pengaspalan dituntaskan,” kata Armo warga Singkohor, Sabtu (12/1).
Menurut warga, dalam kondisi hujan jalan sulit dilewati lantaran berupa tanah merah serta tanjakan curam. Begitu dengan jembatan sudah rusak, padahal truk pengangkut buah sawit dan sembako terus lewat.
“Kalau jembatan itu ambruk, bagaimana mau membawa sembako ke Singkohor. Memang ada jalan lain, tapi sama kondisinya berat sulit dilewati,” jelas Armo.
Tahun ini
Sementara itu, Kepala Bidang Program Dinas Pekerjaan Umum (PU) Aceh Singkil, Muzni, dihubungi Serambi menyatakan, jalan yang belum diaspal sekitar 800 meter. Pengaspalannya, direncanakan tahun 2013. Termasuk jembatan kayu Lae Hame akan diperbaiki pada tahun yang sama.
Muzni mengatakan anggaran untuk pengaspalan jalan dan pembangunan jembatan diperkirakan sebesar Rp 2,85 miliar. Sumber dana pembangunan itu, berasal dari dana otonomi khusus. “Jalan yang belum diaspal sekitar 800 meter akan dituntaskan tahun ini, termasuk pembangunan jembatan. Sumber dananya otsus,” jelas Muzni.(c39)