Nekat, Seorang Guru Gagalkan Aksi Pencurian
"Pas saya coba cegat, saya ditembak dua kali, untungnya gak kena," ujar Dwi.
"Pelaku mencongkel sepeda motor Honda
Beat dan Suzuki Satria dengan kunci leter T. Namun pelaku belum sempat
mendapatkan motor yang menjadi targetnya, karena kepergok oleh saksi,"
ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Hermawan, Jumat
(8/2/2013).
Kejadian berawal saat empat orang pelaku pencurian
beraksi di halaman parkir SMK Karya Guna. Mereka datang dengan
menggunakan empat buah motor dan keempatnya mengenakan helm.
Satu
orang diantaranya kemudian mencoba mengambil sebuah sepeda motor honda
beat berwarna hijau yang terparkir di halaman sekolah. Namun sebelum
pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor tersebut, aksinya dipergoki
oleh seorang guru SMK Karya Guna bernama Dwi Hartono.
Dwi pun kemudian mencoba menghentikan aksi pencurian tersebut dan menghampiri pelaku, namun pelaku melepaskan tembakan ke arah Dwi.
"Pas saya coba cegat, saya ditembak dua kali, untungnya gak kena," ujar Dwi.
Tembakan pertama dilakukan oleh pelaku yang mencoba mengambil motor di dalam area parkir, sedangkan tembakan kedua dilakukan pelaku yang menunggu di luar gerbang parkir saat Dwi mencoba menutup gerbang untuk menghalangi pelaku kabur.
Saat ini kasus tersebut masih ditangani Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan. Ada dugaan pelaku sudah sering melakukan aksinya dan mengincar lokasi-lokasi sepi.