A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Warga Sesaki Lokasi Pembunuhan Diana - Serambi Indonesia
Jumat, 21 November 2014
Serambi Indonesia

Warga Sesaki Lokasi Pembunuhan Diana

Jumat, 5 April 2013 07:59 WIB

Warga Sesaki Lokasi Pembunuhan Diana - 050413foto_4.jpg
SERAMBI/MISRAN ASRI
Pelaku pemerkosaan dan pembunuhan bocah Diana (6) beberapa waktu lalu menunjukkan salah satu adegan pada rekonstruksi (reka ulang) yang dilaksanakan di Mapolresta Banda Aceh, Kamis (4/4).
Warga Sesaki Lokasi Pembunuhan Diana - 050413foto_6.jpg
Warga Sesaki Lokasi Pembunuhan Diana - 050413foto_7.jpg
Warga Sesaki Lokasi Pembunuhan Diana - 050413foto_8.jpg
* Antisipasi Kemarahan Warga, Rekonstruksi Dialihkan ke Mapolresta

BANDA ACEH - Ratusan warga Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja dan warga dari berbagai gampong lainnya di Kota Banda Aceh, Kamis (4/4), menyesaki lokasi pemerkosaan dan pembunuhan Diana (6), bocah asal Peualanggahan. Warga berduyun-duyun ke lokasi itu untuk menyaksikan proses reka ulang atau rekonstruksi yang digelar aparat Polresta Banda Aceh.

Warga terlihat sangat ingin mengetahui secara detil proses rekonstruksi kasus pemerkosaan dan pembunuhan Diana, yang dilakukan pamannya sendiri, Hasbi, dibantu oleh temannya Amiruddin, pada Selasa 19 Maret 2013 lalu. Ini terlihat dari warga yang sudah tiba di lokasi sebelum proses rekonstruksi itu dimulai.

Proses rekonstruksi itu sendiri dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Dimulai dengan adegan pertama yang berlokasi di rumah orang tua Diana. Adegan pertama, Amiruddin datang ke rumah Diana untuk menemui Hasbi, yang tinggal di rumah orang tua Diana, Mawardy (39). Dari rumah ini, Amiruddin mengajak Diana ke Taman Sari.

Lalu, kedua tersangka dibawa ke Taman Sari dengan pengawalan ketat pihak kepolisian, untuk melakukan rekonstruksi di taman itu. Sebagian warga ikut serta ke Taman Sari. Namun, ratusan warga lainnya memilih menunggu di lokasi pemerkosaan dan pembunuhan itu terjadi, yaitu di Gampong Peulanggahan.

Sementara di Taman Sari petugas polisi sedang melakukan rekonstruksi, di Gampong Peulanggahan, ratusan warga sudah menunggu kedua tersangka dibawa kembali ke gampong itu. Dari kerumunan warga, banyak yang melontarkan caci maki terhadap perbuatan kedua tersangka. Banyak juga warga yang berharap kedua tersangka itu dihukum dengan hukuman seberat-beratnya.

Usai rekonstruksi di Taman Sari, polisi berencana membawa kembali kedua tersangka ke Peulanggahan, tepatnya ke lokasi pemerkosaan dan pembunuhan terjadi. Namun, karena polisi mendapat informasi bahwa semakin banyak warga yang mendatangi lokasi pembunuhan itu, maka polisi mengambil kebijakan mengalihkan lokasi pelaksanaan rekosntruksi itu ke Mapolresta Banda Aceh.

Pemindahan lokasi ini dilakukan untuk menghindari kemarahan warga terhadap kedua tersangka. Pasalnya, dari kerumunan warga yang datang, banyak yang terlihat emosi. Bayaknya warga yang datang ke lokasi rekonstruksi ini, di luar dugaan polisi.(mir)

Rekonstruksi Dialihkan ke Polresta

KEPOLISIAN yang sebelumnya telah menetapkan Gampong Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, sebagai salah satu lokasi rekonstruksi, terpaksa mengalihkan lokasi ke Mapolresta Banda Aceh.

“Untuk menghindari gejolak dan kemarahan warga yang mungkin sudah memuncak, kami pun memutuskan untuk menggelarnya di Polresta,” kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Moffan MK SH didampingi Kasat Reskrim Kompol Erlin Tangjaya SH SIK, kepada Serambi, kemarin.

Pun demikian, pihaknya sempat melaksanakan lima adegan dari 26 adegan yang direncanakan, yang dimulai dari rumah almarhumah Diana yang kini hanya ditempati oleh ayahnya sendiri Mawardi (39) di Jalan Blang Lam Ujong I, Dusun Syahbandar, Gampong Peulanggahan, Banda Aceh, sampai Diana ditemukan tewas mengenaskan.(mir)
Editor: bakri
0 KOMENTAR
173743 articles 16 0
Avatar
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas