Rabu, 10 Juni 2026

Banyak Apotek Gulung Tikar

Banyak apotek di Kota Banda Aceh dilaporkan gulung tikar alias bangkrut sejak pemberlakuan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA)

Tayang:
Editor: hasyim

* Omset Merosot Tajam

BANDA ACEH - Banyak apotek di Kota Banda Aceh dilaporkan gulung tikar alias bangkrut sejak pemberlakuan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) oleh Pemerintah Aceh sejak 2010. Berdasarkan informasi yang dihimpun Serambi, tak kurang dari lima apotek di Banda Aceh sudah tutup sejak program jaminan kesehatan tersebut diluncurkan.

Sejumlah pengelola dan pemilik apotek yang ditemui Serambi, Jumat (12/4) mengatakan, pihaknya bukan tidak setuju terhadap program JKA, yang menggratiskan biaya pemeriksaan dan obat yang dibutuhkan pasien. Tak bisa dipungkiri bahwa JKA telah memberi manfaat bagi masyarakat Aceh. Namun, persoalan selama ini adalah proses penunjukan apotek rujukan bagi pasien JKA.

Awaluddin, pemilik salah satu apotek di kawasan Lampriet, mengatakan dirinya terpaksa menutup apotek sejak seminggu lalu untuk mengantisipasi apoteknya colaps. Sebenarnya, ia sudah berupaya agar apoteknya menjadi salah satu rujukan PT Askes untuk bisa bekerjasama dalam membantu memenuhi kebutuhan obat bagi pasien JKA.

Menurut dia, penyebab bangkrutnya beberapa apotek di Banda Aceh cenderung akibat program JKA. Kalaupun ada yang harus dibeli oleh pasien, obat tersebut dibeli di apotek yang ada hubungan kerjasama dengan PT Askes dan rumah sakit.

Menurut Awaluddin, untuk bekerjasama dengan PT Askes, semua persyaratan sudah dipenuhi dan ia sudah mengajukan surat permohonan itu ke PT Askes. Namun, PT Askes menolaknya dengan jawaban bahwa rumah sakit akan membuka JKA secara keseluruhan.

“Saya merasa kecewa dengan kebijakan pemerintah. Apotek swasta lain bisa bekerjasama dengan rumah sakit, sedangkan apotek saya yang dekat dengan rumah sakit, mereka menolak surat permohonan saya denganalasan provider sudah mencukupi,” kata Awaluddin. Terkati hal ini, Serambi belum mendapat konfirmasi dari PT Askes.

Sementara itu, apoteker di sebuah apotek di kawasan Pasar Aceh mengatakan, meski tak bekerjasama dengan PT Askes untuk program JKA, apotek di tempatnya bekerja tetap berjalan seperti biasanya karena pihaknya itu bekerjasama dengan praktek dokter dan beberapa asuransi kesehatan lainnya.(r)

Resep JKA Hendaknya
Dilayani Semua Apotek

PERSOALAN menurunnya omset sejumlah apotek di Banda Aceh, bahkan ada yang sudah menutup usahanya, hendaknya menjadi perhatian pemerintah agar usaha farmasi di Aceh tak “mati”. Dari berbagai sumber yang dihimpun Serambi, banyak warga dan unsur terkait yang mengusulkan agar resep JKA bisa dilayani oleh semua apotek.

Pihak-pihak terkait seperti pelaku usaha farmasi, asosiasi toko obat dan apotek, serta pihak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh, hendaknya bisa mengusulkan hal itu kepada Pemerintah Aceh.

Jika resep JKA bisa dilayani di semua apotek, maka apotek mendapat manfaat secara bersama-sama dari program JKA. Pasien JKA juga tetap merasa nyaman dan dapat mengambil obat di mana saja yang mereka kehendaki.(r/dbs)

* apotek tutup
(antara lain)

- Apotek Neo Nanggroe
- Apotek KPN
- Apotek K 24 (2 unit)
- Apotek Cahaya
- Apotek Sehat
- Apotek Murni
- Apotek Asia
- Apotek Lambhuk

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved