DD Ditetapkan Sebagai TSK Korupsi Beasiswa Unsyiah

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Aceh akhirnya menetapkan tiga tersangka perkara dugaan korupsi bagian dari Rp 17 miliar lebih beasiswa ....


Laporan : Mursal Ismail | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh akhirnya menetapkan tiga tersangka perkara dugaan korupsi bagian dari Rp 17 miliar lebih beasiswa Pemerintah Aceh (APBA 2009-2010) di Unsyiah. Ketiganya yang merupakan mantan pejabat di Unsyiah itu berinisial DD, YA, dan M.

Kasi Penkum/Humas Kejati Aceh, Amir Hamzah menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Kejati Aceh, Jumat (19/4/2013) mengatakan,Tim Penyidik Kejati Aceh sudah selesai memeriksa para saksi dan telah menerima hasil audit kerugian negara, karena itu pada hari ini, 19 April 2013, sesuai surat Kajati Aceh, ketiga tersangka ditetapkan.

Didampingi Aspidsus Kejati Aceh, Raja Ulung Padang SH, Amir Hamzah menyebutkan, ketiga tersangka terindikasi menyalahgunakan penggunaan dana umum di Unsyiah. DD berperan sebagai penanggungjawab dalam program itu, YA sebagai Kordinator Program Calon Guru Daerah Terpencil (Cagurdacil) di FKIP Unsyiah, dan tersangka M sebagai Sekretaris atau Kepala Urusan Keuangan Program Cagurdacil.

"Nilai kerugian negara sesuai hasil audit BPKP Aceh Rp 3.618.623.500. Rinciannya dari program Cagurdacil Rp 1.819.276.000 dan dari Jalur Pengembangan Daerah (JPD) Rp 1.799.347.500, sedangkan APBA 2009-2010 dalam program ini Rp 17 M lebih. Tak tertutup kemungkinan tersangka bertambah dalam perkara ini sesuai hasil pengembanagan dalam penyidikan," tegas Amir Hamzah.(*)

berita selengkapnya, baca Serambi Indonesia, edisi Sabtu (20/4/2013)

Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved