Rabu, 10 Juni 2026

PLN Putuskan Listrik DPRK

Petugas PT PLN Persero Rayon Lhokseumawe, Rabu (1/5) memutuskan jaringan listrik ke Gedung DPRK setempat. Penyebabnya

Tayang:
Editor: bakri
* Belum Bayar Tunggakan Rp 88 Juta

LHOKSEUMAWE - Petugas PT PLN Persero Rayon Lhokseumawe, Rabu (1/5) memutuskan jaringan listrik ke Gedung DPRK setempat. Penyebabnya, gedung itu sudah menunggak rekening listrik selama empat bulan (Januari-April 2013) dengan nilai tagihan Rp 88 juta.

Informasi yang diterima Serambi, petugas PLN datang ke gedung DPRK Lhokseumawe sekitar pukul 08.30 WIB. Tak lama kemudian mereka langsung memutuskan arus listrik, sehingga aktivitas di gedung itu terhenti. Mereka baru bisa beraktivitas kembali satu jam kemudian setelah genset yang ada dihidupkan.

“Saat menunggak dua bulan kita sudah beritahu ke sekretariat DPRK Lhokseumawe agar segera melunasi tunggakan rekening listrik. Tapi, tak dilunasi,” kata Manajer PT PLN Rayon Lhokseumawe, Kamaddin kepada Serambi, kemarin.

Dalam kesepatakan sebelumnya, menurut Kamaddin, pihak sekretariat dewan berjanji akan melunasi tagihan itu pada 20 April 2013. “Tapi, sampai batas itu tak juga dilunasi. Saat itu, kami belum putuskan listrik ke gedung dewan, sebab mereka berjanji akan melunasi pada 30 April 2013. Namun, karena sampai akhir April mereka juga tidak membayar, kami terpaksa memutuskan arus listrik ke gedung itu,” jelasnya.

Ditambahkan, pihaknya juga terpaksa memutuskan jaringan listrik ke kantor PDAM Tirta Mon Pase Aceh Utara dan tiga Water Treat Plant (WTP) milik PDAM itu karena menunggak rekening listrik selama empat bulan sebesar Rp 295 juta lebih. “Kita telah beritahu PDAM berulang kali, tapi tidak juga dilunasi. Jadi, kita terpaksa putuskan arus listriknya,” kata Kamaddin.

Direktur PDAM Tirta Mon Pase, Zulfikar Rasyid menyatakan, pihaknya sudah berusaha melunasi tunggakan rekening listrik dengan cara mencicil. “Kita sedang mencari dana untuk membayar tunggakan itu. Sebab, sekarang PDAM tak lagi mendapat subsidi dari pemkab,” ujar Zulfikar.(c37)

Sedang Cari Dana
DANA untuk pembayaran rekening listrik gedung dewan memang telah ada. Namun, belum bisa kita cairkan karena belum kita bayar ke PT PLN. Sebab, kita harus membayar dulu ke PLN, baru dana itu bisa kita cairkan. Untuk sementara, kami belum punya dana sebanyak itu. Karenanya, kami akan cari dulu dana dari pihak lain untuk membayar tunggakan rekening listrik tersebut.
* Ridwan Jalil, Sekretaris DPRK Lhokseumawe.(c37)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved