Tagore 'Nyebrang' ke PDIP
Mantan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bener Meriah, Tagore Abubakar, akhirnya mendapatkan kendaraan untuk maju
Kamis (23/5) kemarin, Tagore resmi mendeklarasikan kepindahannya ke PDIP di Gedung Reje Ilang, Belang Kolak, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah. Acara diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Tawar Sedenge.
Hadir Ketua PDIP Aceh Tengah Arwin Mega, Ketua PDIP Bener Meriah Guntara Yadi Perwakilan PDIP serta ratusan simpatisan dari kedua wilayah itu. Tampak juga mantan tokoh GAM Linggadinsyah yang saat ini jadi caleg DPRA dari PNA.
“Deklarasi ini merupakan perintah dari PDIP Pusat. Saya berterima kasih kepada Ibu Mega yang mengerti situasi politik di Aceh sehingga mengakomodir saya. Saya bersumpah akan memperjuangkan aspirasi semua suku dari dapil saya. Bukan hanya untuk satu suku,” katanya mantan Bupati Bener Meriah itu.
Tagore yang tampil dengan jas dan topi merah khas PDIP, membeberkan alasannya pindah dari Partai Golkar, meski telah berjuang untuk membesarkan Partai Golkar di Gayo. Intinya ia merasa kecewa kepada partai berlambang pohon beringin itu. Ia mengaku tak mau larut dalam sistem yang menyebabkan demokrasi tak berjalan sebagaimana mestinya. “Semut pun akan melawan jika diinjak. Padahal massa Golkar terbanyak di Bener Meriah, tapi saya dijegal. Untuk itu, Good by Golkar,” katanya.
Ditanya mengenai adanya indikasi “gesekan” dari Ketua PDIP Aceh Karimun Usman, Tagore mengaku tak ada masalah. “Saya tidak ada masalah pribadi dengannya. Hanya ada perbedaan pandangan mengenai misi pemekaran dan Qanun Wali Nanggroe. Jadi saya tak terlalu mempersoalkannya tapi saya berharap dia mau diajak memperjuangkan aspirasi seluruh masyarakat Aceh,” katanya.(gun)