Puluhan Rumah Amblas belum Dibangun
Sebanyak 33 rumah untuk korban tanah amblas di Dusun Bidari, Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, hingga kemarin belum juga dibangun
“Saat ini, masyarakat masih menempati barak penampungan sementara yang kondisinya sudah lapuk,” terang Zulkifli (40), warga Desa Leubok Pusaka, kemarin.
Disebutkan, sejak kejadian tanah amblas pada tahun 2008 lalu, masyarakat setiap tahun mengusulkan pembangunan rumah untuk untuk korban tanah amblas itu. “Jika telat dibangun, kami khawatir memasuki musim hujan, material tidak bisa diangkut ke pedalaman. Karena, akses jalan ke daerah pedalaman juga rusak parah,” terang Zulkifli.
Selain itu, sambung Zulkifli, masyarakat setempat telah menyediakan lahan seluas 20.000 meter untuk pembangunan rumah itu. “Jadi, kami mendesak agar rumah yang dijanjikan itu segera dibangun. Sehingga, masyarakat bisa menempati rumah yang layak huni,” pungkas Zulkifli.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 33 kepala keluarga (KK) di Dusun Bidari, Desa Leubok Pusaka, Langkahan, Aceh Utara terpaksa mengungsi ke dataran tinggi desa tersebut. Pasalnya rumah mereka rusak karena lantai rumah amblas. Sejak tahun 2008, masyarakat terus meminta dibangun rumah oleh Pemkab Aceh Utara atau Pemerintah Aceh.(c46)
Sedang Ditender
KEPALA Dinas Cipta Karya Aceh Utara, Arifin Hamid yang dikonfirmasi Serambi mengatakan, saat ini, proses tender pembangunan rumah untuk korban tanah amblas itu sedang berlangsung.
“Kami berencana membangun rumah tipe 36 untuk masyarakat itu. Dalam waktu dekat segera diumumkan pemenang tendernya. Setelah itu, rekanan langsung mengerjakan proyek tersebut. Kami perkirakan Oktober 2013 rumah itu sudah selesai dikerjakan,” ungkapnya.(c46)