Rabu, 10 Juni 2026

Korban Granat Meledak Dioperasi Satu Jam

Khairul Sabri (17), korban granat meledak asal Desa Blang Weu Panjoe, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Selasa (18/6)

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto Korban Granat Meledak Dioperasi Satu Jam
SERAMBI/MASRIADI
KHAIRUL Sabri (16) warga Desa Blang Weu Panjo, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe terbaring di ruang operasi Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Aceh Utara, Selasa (18/6). Siku tangan kiri Khairul mengalami retak sepanjang satu centimeter akibat terkena serpihan granat pelontar.
LHOKSUKON - Khairul Sabri (17), korban granat meledak asal Desa Blang Weu Panjoe, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Selasa (18/6) dioperasi di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara selama satu jam mulai pukul 12.00-13.00 WIB.

Kabid Keperawatan RSUCM Aceh Utara, Syahrizal Hasri kepada Serambi, kemarin, menjelaskan tulang siku kiri Khairul retak sepanjang satu centimeter. “Dari hasil rontgen, terlihat ada tiga benda asing di lengannya. Sehingga, kita operasi yang dipimpin dr Safruddin SpB. Dokter berhasil mengeluarkan serpihan granat pelontar yang masuk ke lengan kiri korban. Saat ini, Khairul dirawat di ruang bedah RSUCM untuk masa pemulihan,” ujar Syahrizal.

Sementara Khairul mengatakan tangan kirinya masih terasa ngilu dan sulit untuk digerakkan. “Semoga bisa segera sembuh. Karena, saya mau mendaftar sekolah ke SMA,” sebut alumnus SMPN 9 Lhokseumawe itu. Seperti diberitakan kemarin, Khairul mengalami luka-luka di lengan kirinya setelah terkena serpihan granat pelontar yang meledak saat dia melempar ke tanah, Senin (17/6) sekitar pukul 15.00 WIB.(c46)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved