Jelang Kenaikan BBM
Antrian BBM di SPBU Sinabang Berlangsung Tertib
Meski hanya terdapat satu SPBU, para pemilik kenderaan bermotor di daerah kepualaun itu dengan tertib memasuki areal SPBU tanpa saling mendahulukan.
Penulis: Faisal Zamzami | Editor: Faisal Zamzami
Laporan : Sari Muliyasno | Simeulu
SERAMBINEWS.COM,SINABANG - Satu-satunya stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sinabang, Ibu Kota Kabupaten Simeulue, sejak pukul 20:00 WIB, mulai disesaki sejumlah kenderaan roda dua maupun empat, menjelang diumumkannya kenaikan harga BBM oleh pemerintah pusat.
Meski hanya terdapat satu SPBU, para pemilik kenderaan bermotor di daerah kepualaun itu dengan tertib memasuki areal SPBU tanpa saling mendahulukan. Pantauan Serambinews.com di lapangan, sejumlah aparat keamanan ikut mengkawal SPBU tersebut untuk menghindari terjadinya pengisian BBM dalam jumlah besar sehingga menyebabkan antrian panjang.
"Tidak terlalu resah masyarakat di sini dengan naiknya harga BBM karena pernah mencapai harga bensin Rp 25.000 seliter saat terjadi kelangkaan minyak itupun sulit didapat," ujar salah seorang warga Sinabang, Rahmad Fadil, yang ikut antri di SPBU.
Lebih lanjut, beberapa orang warga yang datang ke SPBU dengan membawa serta jeriken untuk mendapatkan BBM tak dapat dilayani oleh petugas SPBU lantaran keburu diperingati oleh seorang anggota kepolisian berpakaian preman sedang mengawasi SPBU, menghindari terjadinya antrian panjang.(*)