Puisi
Politik Kakus
bayangan tubuh bersemedi di tempat kesunyian, menyinggahi
Karya Deddy Firtana Iman
bayangan tubuh bersemedi
di tempat kesunyian, menyinggahi
kemauan untuk berharap lebih
terampil mengudara kata-kata
atau sebatang kretek lelah
mengepulkan asap ke udara.
perahu layar merapat di kesunyain
menyapa lesu, penuh bimbang durjana
menebar sendi lelah berjongkok.
“kau hanya wajah, slogan dan baliho dungu
singgahlah di lubang peradaban lain!”
air semakin jauh membawanya pergi
kain telah memuncak mengibarkan lelah
wajah bisu tersenyum meninggalkan kengiluan.
2013
Wajah
Kesadaranku merajut bayangan di pantai
Memutih, mengalun ombak tepian ketenangan
Dan aku menatap kecerian burung bangau
Pada detik kesejukan mengalun malam
Mabuk karena wujudmu membayangi
Secangkir kopi di atas meja
Hitam, empat kaki bersemi foto
Menyatu dan muncul di malam ini
Adalah wujudmu yang sesungguhnya
2013
* Deddy Firtana Iman, bergiat di Komunitas Kanot Bu.