Unsam Buka 16 Program Studi Baru

Rektor Unsam Langsa, Drs Bachtiar Akop MPd mengatakan, tahun ini universitas yang dinegerikan pada 13 Mei 2013, akan menambah 16 program studi baru..

* Termasuk Pendidikan Dokter

Laporan Yarmen Dinamika | Banda Aceh              

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Rektor Universitas Samudera (Unsam) Langsa, Drs Bachtiar Akop MPd mengatakan, tahun ini universitas yang dinegerikan pada 13 Mei 2013, akan menambah 16 program studi (prodi) baru.

Ke-16 prodi baru itu, kata Rektor Unsam kepada Serambinews.com, Rabu (12/2/2014), tersebar di empat dari lima fakultas yang selama ini sudah ada. Masing-masing Pendidikan Matematika, Fisika, Kimia, Biologi,  Geografi, Ekonomi, Olahraga, serta Pendidikan Kesenian dan Sendratasik di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP); Budidaya Perairan dan Perikanan di Fakultas Pertanian (FP); Ilmu Komputer di Fakultas Teknik (FT), dan Ekonomi Akuntansi di Fakultas Ekonomi (FE). Sedangkan di Fakultas Hukum (FH) Unsam akan dibuka enam bagian, yaitu Bagian Hukum Perdata, Hukum Pidana, Hukum Tata Negara, Hukum Administrasi, Hukum Internasional, dan Bagian Klinis Hukum.

Di luar itu, menurut Rektor Unsam, tahun ini dibuka pula fakultas baru, yakni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) yang akan menerima mahasiswa baru di Prodi Matematika Murni, Fisika Kimia, dan Biologi Murni. Mulai tahun ini Unsam juga membuka Pendidikan Dokter Umum. "Ini kita buka, mengingat peminat pendidikan dokter banyak, di samping itu karena pertimbangan Rumah Sakit Umum Langsa akan dihibahkan oleh Pemko Langsa kepada Unsam sebagai rumah sakit pendidikan," kata Dr Saiman MPd, Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Rektor Bidang Akademik Unsam.

Ia sebutkan, sebelum prodi baru ini ditambah, di Unsam hanya ada sebelas prodi. Dengan tambahan 16 prodi baru ini, maka di Unsam bakal ada 27 prodi dan enam fakultas. Adapun jumlah mahasiswa aktif di Unsam saat ini tercatat 9.879 orang.

Berangsur-angsur

Menurut Saiman, untuk memenuhi kuota tenaga pengajar di Unsam yang baru dinegerikan pada 13 Mei 2013 dengan Perpres Nomor 37 Tahun 2013, Dirjen Dikti mengirim secara berangsur-angsur tenaga pendidik ke Unsam melalui jalur Beasiswa Unggulan. Tahun ini dialokasikan 24 orang, tapi baru 14 orang yang sudah melapor. Selain itu, Unsam sedang menyekolahkan 32 orang S2 di bidang sains  dan teknologi (Sainstek) di Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Surabaya. "Sekembali dari sana mereka kita persiapkan menjadi dosen kita. Pada tahun 2012 pun sudah kembali ke Unsam 18 orang yang bergelar magister," ujar Saiman.    

Semua ini, lanjut Saiman, sebagai persiapan Unsam untuk membuka 16 prodi baru sebagai universitas baru untuk menjawab kebutuhan masyarakat di bagian timur Aceh.
Tahun 2015, kata Dr Saiman, Unsam akan menerima mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN karena pada saat itu sudah tersedia DIPA-nya.(*)

Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved