Rektor Unimal Apridar Kini Profesor

"Dengan bertambahnya guru besar di Unimal diharapkan semakin meningkat kualitas pendidikan di kampus kebanggaan masyarakat Aceh ini,"

Rektor Unimal Apridar Kini Profesor
Rektor Unimal, Dr Apridar MSi 

Laporan  Yarmen Dinamika I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, Dr Apridar MSi (47) kini resmi menyandang jabatan Guru Besar di Bidang Ilmu Ekonomi. Status guru besar atau profesor itu ditetapkan dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 97418/A4.3/KP/2014 tanggal 30 Juni 2014. Namun, SK Mendikbud tersebut baru diterima Apridar, Kamis (24/7/2014) di Lhokseumawe.

Bagi Unimal yang merupakan perguruan tinggi negeri (PTN) ketiga di Aceh setelah Unsyiah dan UIN Ar-Raniry, penganugerahan guru besar itu merupakan yang ketiga. Sebelumnya jabatan guru besar diberikan kepada Prof Drs Hadi Arifin MSi, kemudian Prof Jamaluddin SH.

"Dengan bertambahnya guru besar di Unimal diharapkan semakin meningkat kualitas pendidikan di kampus kebanggaan masyarakat Aceh ini," kata Kepala Humas Unimal, H Mohd Heikal SE kepada Serambi, Jumat (25/7) via telepon.

Apridar yang lahir di Lhokseumawe 13 April 1967, putra ketiga dari alamarhum Abdurrahman Puteh dan Hj Dawiyah Abdullah MAg yang memulai kariernya sebagai Dosen Fakultas Ekonomi Unimal sejak tahun 1995. Kemudian ia terpilih sebagai Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan tahun 1996 dan tahun 1999 dipercaya sebagai Dekan Fakultas Ekonomi Unimal.

Belum habis masa jabatan sebagai dekan, Apridar diminta menjabat sebagai Pembatu Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan periode 2002-2006 dan pada tahun 2006-2010 dipercaya pula sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unimal. Sejak 15 Oktober 2010 Apridar dilantik sebagai Rektor Unimal dan tanggal 24 Juni 2014 terpilih lagi sebagai rektor untuk periode kedua. Semenjak mahasiswa, Apridar aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan. Di organisasi kemahasiswaan ia bahkan sempat memegang jabatan puncak, yaitu Ketua Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi (SMPT) Unsyiah yang pertama.

Suami Rita Meutia ini kerap menulis di berbagai media seperti Kompas, Serambi Indonesia, dan Rakyat Aceh. Kebiasaan menulis ini juga dicurahkan untuk menulis berbagai buku yang diterbitkan oleh berbagai penerbit nasional. Buku yang kesembilan beliau tulis adalah Daya Saing Ekspor Ikan Tuna Indonesia yang diterbitkan oleh Graha Ilmu  Yogyakarta. Kebiasaan menulis inilah yang membuat lelaki yang murah senyum ini cepat memperoleh gelar Profesor Ilmu Ekonomi.

"Moga dengan bertambahnya guru besar di bidang ekonomi ini, dapat menambah kazanah pemikiran dalam rangka peningkatan ekonomi Aceh ke depan," kata Heikal.

Pengukuhan Guru Besar Apridar, menurut Heikal, akan dilakukan dalam satu atau dua bulan ke depan. (*)

Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help