Senin, 11 Mei 2026

Rumah Warga Miskin Terbakar

Rumah panggung berkontruksi kayu (rumah adat Aceh) yang ditempati Sapiah (70), janda miskin, warga Dusun Bahagia

Tayang:
Editor: bakri
Petugas pemadam kebakaran membersihkan puing di rumah panggung berkontruksi kayu di Dusun Bahagia, Gampong Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar yang ludes terbakar, Minggu (29/3). SERAMBI/M ANSHAR 

* Warga Meunasah Krueng Galang Bantuan

BANDA ACEH - Rumah panggung berkontruksi kayu (rumah adat Aceh) yang ditempati Sapiah (70), janda miskin, warga Dusun Bahagia, Gampong Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Minggu (29/3) sore, musnah terbakar. Rumah beserta seluruh isinya ludes dilahap si jago merah hanya dalam hitungan menit.

Informasi yang diperoleh Serambi, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Rumah tersebut ditempati Sapiah bersama seorang anak perempuannya bernama Darmi (43). Keluarga korban yang berupaya ditemui Serambi di salah satu rumah warga setempat, tampak shok dengan peristiwa itu.

Menurut Dani (31), tetangga Sapiah, saat kejadian itu ia baru bangun tidur. “Saya langsung selamatkan sepeda motor yang terparkir di depan rumah. Tapi, motor itu sempat saya tinggalkan, karena saya tidak tahan uap api yang begitu panas. Alhamdulillah motor saya selamat, hanya sedikit bodinya yang melepuh,” kata Dani.

Ia mengaku tak tahu sumber api yang menghanguskan rumah milik Sapiah, apakah korslet listrik atau lainnya. Tapi, menurutnya keluarga Sapiah selama ini memasak menggunakan kayu di dapur bagian bawah. “Ssaat kejadian saya dengar suara Kak Mi (sebutan untuk Darmi) berteriak minta bantu. Saya waktu itu juga meminta bantuan dari warga,” pungkas Dani.

Dani mengatakan, dia juga tidak tahu bagaimana Sapiah yang sedang sakit-sakitan di dalam rumah diboyong keluar. Demikian pula dengan warga lainnya yang ditanyai Serambi terkait kejadian itu, mengaku tidak ada yang tahu kronologisnya. “Waktu itu kondisi sedang panik. Apalagi posisi rumah yang saya tempati ini dekat sekali dengan rumah Nek Sapiah,” ujar Dani, pria asal Mereudue, Pidie Jaya itu.

Camat Ingin Jaya, Yuslizar SSos, mengatakan warga Gampong Meunasah Krueng, sepakat menggalang bantuan dan membantu korban kebakaran tersebut. Untuk sementara waktu Sapiah dan keluarganya yang lain ditampung sementara di satu bangunan aset Gampong Meunasah Krueng.

“Warga di sini sepakat untuk membantu sesuai kemampuan masing-masing. Kami juga sudah laporkan kejadian ini kepada Kadis Sosial Aceh Besar, dan kami berharap cepat ada bantuan bagi keluarga korban, minimal bantuan tanggap darurat,” ujarnya didampingi Keuchik Meunasah Krueng Tgk Ismail SE Ak. Hadir di lokasi kejadian Kapolsek Iptu Edward M Nur dan Danramil 18/Ingin Jaya, Kapten Inf Nanang Junaedi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos MSi, kepada Serambi mengatakan, pihaknya mengerahkan empat unit armada pemadam kebakaran milik Pemkab Aceh Besar yang standby di Pos Sibreh, ke lokasi kebakaran.

Meski armada pemadam cepat tiba di lokasi, sebutnya, tak mampu menyelamatkan bangunan tersebut, karena bangunan itu dari kayu sehingga api begitu cepat membakar. “Kami berusaha optimal untuk melayani setiap musibah yang terjadi di masyarakat,” kata Ridwan.

Ia mengimbau masyarakat untuk sesegera mungkin menghubungi nomor layanan pemadam kebakaran milik Pemkab Aceh Besar, setiap terjadi musibah tersebut. Ridwan Jamil menyebutkan, nomor Pos Pemadam Kebakaran Sibrah yaitu 0651-8070113 dan Pos Jantho 0651-92114.

Selama ini, sebutnya, BPBD Aceh Besar dan BPBD Banda Aceh, telah menjalin kerja sama penangganan kebakaran yang terjadi di dua wilayah itu. “Kami saling dukung, siapa yang duluan tiba di lokasi kejadian tidak jadi masalah. Intinya kalau kejadian di wilayah Banda Aceh, damkar dari Aceh Besar tetap akan dikirimkan ke lokasi, begitu juga sebaliknya,” pungkas Ridwan Jamil.(mir)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved