STKIP Al Washliyah Wisuda 165 Lulusan
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Al Washliyah Banda Aceh, Minggu (29/3), mewisuda 165 lulusannya.
BANDA ACEH - Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Al Washliyah Banda Aceh, Minggu (29/3), mewisuda 165 lulusannya di Auditorium Prof Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh. Lulusan yang mengikuti wisuda angkatan XVIII semester ganjil tahun akademik 2014/2015 itu terdiri atas 164 sarjana Pendidikan Geografi dan satu sarjana Pendidikan Bahasa Arab.
Dengan tambahan 165 lulusan itu, STKIP Al Washliyah Banda Aceh hingga kini sudah menghasilkan 1.229 sarjana Pendidikan Geografi dan Pendidikan Bahasa Arab. Turut hadir Ketua Umum dan Sekjen PB Al Jam’iatul Washliyah, Ketua dan Pengurus PW Al Washliyah Aceh, Ketua Kopertis Wilayah XIII Aceh, direktur sejumlah bank, dan beberapa tamu undangan lainnya.
Wisuda juga diisi orasi ilmiah “Arah Perjuangan Al Washliyah dalam Dinamika Perubahan Global” yang disampaikan Dr Juhari Hasan MSi, dosen Sosiologi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry. “Dari 165 lulusan yang kita wisudakan hari ini, 21 orang di antaranya lulus dengan predikat istimewa. Dari jumlah itu, kita pilih 10 orang sebagai wisudawan berprestasi. Mereka adalah lulusan yang memiliki IPK tertinggi yaitu antara 3,57 dan 3,82,” kata Wakil Ketua I STKIP Al Washliyah Banda Aceh, Yusra Jamali SAg MPd dalam laporannya pada wisuda tersebut.
Sementara Ketua STKIP Al Washliyah Banda Aceh, Dr H A Mufakhir Muhammad MA dalam sambutannya antara lain mengatakan, sarjana bukan hanya dinilai dari gelar yang disandang, tapi dari cara berfikir dan bertindak yang lebih cermat, arif, dan teliti. “Sarjana akan jadi panutan dan teladan bagi masyarakat. Karena itu, sarjana perlu lebih cermat, arif dan bijaksana,” ujarnya.
Dikatakan, lulusan perguruan tinggi termasuk STKIP Al Washliyah juga dituntut untuk dapat mengabdikan diri dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di kampus untuk masyarakat. “Hal lain yang perlu diingat, tantangan ke depan semakin berat. Karena itu, persiapkan diri dengan matang. Salah satu caranya dengan terus belajar termasuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkap Mufakhir.(jal).