Pemkab Diminta Perbaiki Jembatan Ara Bungkok Mila
Panitia khusus (Pansus) I DPRK Pidie menemukan jembatan gantung Ara Bungkok, Kecamatan Mila dalam kondisi memprihatinkan
SIGLI - Panitia khusus (Pansus) I DPRK Pidie menemukan jembatan gantung Ara Bungkok, Kecamatan Mila dalam kondisi memprihatinkan. Bahkan jembatan itu tak bisa lagi digunakan warga karena lantai jembatan yang telah lapuk. Karena itu, Pemkab Pidie diminta segera memperbaiki jembatan gantung itu.
“Dinas BMCK Pidie seharusnya peka dengan kondisi berbagai sarana umum yang ada di desa-desa. Jembatan Ara Bungkok sudah tak bisa digunakan lagi. seharusnya sarana ini segera diperbaiki,” ujar anggota Pansus I DPRK Pidie, Teuku Saifullah MS, kepada Serambi Selasa (28/4).
Kata Saifullah, Dinas BMCK Pidie tidak mengulurkan waktu memperbaiki jembatan tersebut. Sebab, karena jembatan tersebut rusak sehingga warga pernah jatuh ke sungai saat melintas di jembatan itu. Jembatan tersebut, kata T Saifullah, harus dikerjakan dalam bentuk permanen. Menurutnya, jika jembatan itu dibangun permanen akan memudahkan petani mengangkut hasil pertanian menggunakan mobil dan sarana tersebut mampu bertahan lama.
“Kami prihatin ketika melihat warga sangat hati-hati dengan memikul beban di kepalanya melintas di jembatan tersebut,”katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Pidie, Muhammad Nazar ST MT, kepada Serambi kemarin mengatakan, tahun ini Pemkab tidak memiliki dana untuk memperbaiki jembatan gantung Ara Bungkok. Karena itu, untuk membanguna jembatan itu akan diusulkan kembali tahun depan.
“Kami akan memplotkan dana pada tahun 2016 untuk membangun jembatan gantung Ara Bungkok,” kata Nazar yang ditanyai Serambi di Pendapa Bupati Pidie, Selasa kemarin. Dijelaskan, tahun 2015 Pemkab Pidie hanya membangun tiga unit jembatan, yaitu dua unit di Kecamatan Tiro dan satu unit lagi di Kecamatan Sakti. “Tiga unit jembatan tersebut dikerjakan bulan Juni mendatang,” kata Muhammad Nazar.(naz)