Selasa, 12 Mei 2026

GaPBA Pidie Gelar Kontes Batu Cincin

Gabungan Pecinta Batu Alam (GaPBA) Aceh, Kabupaten Pidie, mengadakan pameran dan kontes batu

Tayang:
Editor: bakri

BANDA ACEH - Gabungan Pecinta Batu Alam (GaPBA) Aceh, Kabupaten Pidie, mengadakan pameran dan kontes batu, tanggal 20 hingga 24 Mei 2015 dengan tema ‘Meugiwang di Pidie’ tingkat Provinsi Aceh. Pameran dan kontes batu cincin Aceh yang dipusatkan di Kompleks Terminal Terpadu Sigli diprakarasai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GaPBA Pidie dan didukung Pemerintah Kabupaten Pidie.

Ketua Panitia Pelaksana, Zuhri Mauliddin Syah Adan, Rabu (29/4) mengatakan, jenis batu yang diperlombakan meliputi cempaka merah dan putih, sunkish, guliga, lumut merah, mega mendung, sulaiman, lavender, batu unik dan langka, batu bergambar, serta solar madu (solmad). Sementara jenis giok, katanya, diperlombakan idocrase lumut dan polos, solar, bio solar, neon, nefride jade, black jade. “Untuk pendaftaran jenis giok dikenakan biaya Rp 200 ribu per batu, selain batu giok hanya Rp 100 ribu per batu. Untuk pendaftaran pameran Rp 2 juta,” ujar Zuhri Mauliddin.

Hal-hal yang dinilai, kata Zuhri, meliputi keaslian warna (natural), kebersihan batu (serat dan kristal sesuai jenis batu), dimensi batu sesuai dengan ikatannya, bentuk batu (tidak dicutting), dan ukuran standar. Para juri kontes didatangkan dari pecinta dan kolektor batu cincin Aceh dan para profesional dari Jakarta.

Hadiah yang diperebutkan, katanya, sepeda motor untuk dooprize penyewa stan, sementara pemenang kontes, selain sepeda motor, juga ada hadiah uang bagi juara setiap katagori plus plakat dan piagam penghargaan. “Tujuan pameran ini, untuk menghidupkan gairah para wirausaha yang berkiprah di bidang batu perhiasan Aceh, membangkitkan potensi ekonomi kreatif bidang budaya dan mempromosikan Aceh yang memiliki kualitas batu cincin terbaik,” demikian Zuhri.(mir/*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved