Dermaga Apung Balohan Bergeser
Kondisi Dermaga Apung (Ponton) Balohan, Sabang, kini semakin parah. Selain kedua roda penahan naik turun sudah hilang
* Akan Diusulkan Perencanaan Dermaga Baru
SABANG - Kondisi Dermaga Apung (Ponton) Balohan, Sabang, kini semakin parah. Selain kedua roda penahan naik turun sudah hilang jatuh ke laut, sekitar 20 centimeter badan ponton itu juga sudah keluar berger dari dari tempatnya. Kerusakan ponton itu sudah terjadi sejak Februari 2015. Hal ini semakin diperparah setelah roda penahan naik turun bagian belakang jatuh ke dasar laut akibat dihempas ombak besar pekan lalu.
Kondisi ini tidak hanya merusak tiang beton penahan ponton dan tiang penghubung yang terkelupas dan retak akibat gesekan ombak. Tapi, juga mengakibatkan sekitar 20 centimeter badan ponton tersebut sudah bergeser keluar dari tempatnya, dan bila tidak segera diperbaiki, dermaga apung tempat bersandarnya kapal cepat, bisa hanyut atau tenggelam ke dasar laut, seperti yang pernah terjadi pada 2012.
Bukan itu saja, ensel jembatan penghubung ke dermaga ponton juga lepas, sehingga megakibatkan salah seorang penumpang tersungkur dan nyaris jatuh ke laut. “Engsel jembatan ponton itu lepas, sehingga sulit dilintasi. Bahkan seorang penumpang baru saja turun dari kapal cepat, tersungkur dan nyaris jatuh ke laut ketika melintasi jembatan itu hari Senin lalu,” kata Dola Breok, warga Sabang.
Menuruntya, meski engsel jembatan ponton itu sudah diperbaiki malam itu juga, namun ia khawatir engsel tersebut lepas lagi, mengingat kondisi ponton yang kini tanpa roda penahan naik turun. “Kita berharap kepada dinas terkait untuk segera memperbaiki kerusakan ponton,” harapnya.
Sementara Kadishub Sabang, Irawadi, yang dihubungi Serambi mengatakan dermaga ponton itu tidak cocok untuk laut Sabang yang sering dilanda ombak besar. Karena itu, pihaknya akan mengusulkan perencanaan demaga baru untuk kapal cepat dengan bangunan dermaga tidak menggunakan roda, pada APBK-P 2015 atau APBA-P 2015.
Menunggu diperbaikinya dermaga ponton itu, Irawadi mengimbau pihak kapal cepat berhati-hati pada saat sandar di dermaga apung tersebut karena kerusakan ponton kini semakin parah.(az)