Jalan Arul Badak Amblas
Salah satu titik ruas jalan provinsi di Simpang Arul Badak, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, jalur Takengon ke Jagong
* Terancam Putus Total
TAKENGON - Salah satu titik ruas jalan provinsi di Simpang Arul Badak, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, jalur Takengon ke Jagong amblas dan retak-retak sepanjang 50 meter. Kerusakan tepat berada di tikungan dengan jalan menanjak, sehingga hanya separuh badan jalan yang bisa dilalui, tetapi harus ekstra hati-hati, terutama malam hari.
Dilaporkan, jika tidak segera ditangani, maka seluruh badan jalan akan amblas, sehingga jalur tersebut terancam putus total, seperti disampaikan Camat Atu Lintang, Junaidi, Rabu (20/5) saat melintasi jalan yang amblas dengan kondisi semakin parah dari sebelumnya.
“Kondisi badan jalan yang retak dan amblas semakin parah, sehingga terancam putus total jika tidak segera diperbaiki,” ujar Junaidi. Namun, dia menyatakan untuk sementara masih dilintasi kendaraan roda dua atau empat, tetapi harus tetap hati-hati agar tidak terperosok ke jalan yang rusak, terutama pada malam hari.
Sedangkan Asisten Administrasi Pembangunan, Muhammad Syukri mengakui jalan tersebut telah rusak beberapa waktu lalu. Dia menduga akibat tanah labil setelah diguyur hujan deras, tetapi warga setempat telah memasang tanda bahaya seadanya, agar tidak jatuh korban.
Sementara Kepala Dinas Bina Marga Aceh Tengah, Khairuddin Yoes mengaku telah berkoordinasi dengan UPTD Bina Marga Aceh yang berkantor di Aceh Tengah “Koordinasi telah dilakukan dan pihak UPTD Bina Marga Aceh sudah diminta untuk menangani jalan tersebut agar aman untuk dilalui,” katanya.
Namun, Kabid Pemeliharaan Jalan Dinas Bina Marga Aceh, Mawardi saat dikonfirmasi mengakui sudah berkoordinasi dengan pihak Bina Marga Aceh Tengah. Tetapi, sebutnya, masih dibahas untuk penanganan, karena Bina Marga Aceh tak punya anggaran untuk penanganan darurat seperti itu.
Menurutnya, kondisi seperti itu biasnaya ditangani BPBD, namun pihaknya tidak akan lepas tangan untuk memperbaiki jalan yang amblas di Pegasing. “Untuk hasil pembahasan, belum dapat diputuskan dalam waktu dekat ini, karena belum ada surat dari bupati tentang kondisi sangat darurat,” jelasnya.
Dia menjelaskan seperti lintasan provinsi lainnya yang rusak, biasanya ada surat keterangan dari bupati tentang kondisi sangat darurat. Sehingga ada regulasi yang memungkinkan untuk segera ditangani seperti Jalan Takengon Bireuen di Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah yang putus pekan lalu.
“Kita sedang berembuk, namun saya belum bisa jelaskan hasil konkritnya. Yang jelas kita tak lepas tangan, karena akan kita cari solusi agar lintasan ini normal secepatnya,” kata Mawardi.(gun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jagong-di-arul-badak-kecamatan-pegasing_20150521_081659.jpg)