Selasa, 12 Mei 2026

Seorang Balita Rohingya Meninggal

Seorang balita berumur tiga tahun asal Myanmar, Syahera Habibi, Rabu (20/5) pukul 04.35 WIB, meninggal dunia saat

Tayang:
Editor: bakri

LANGSA - Seorang balita berumur tiga tahun asal Myanmar, Syahera Habibi, Rabu (20/5) pukul 04.35 WIB, meninggal dunia saat dalam penanganan medis di RSUD Langsa. Bocah etnis Rohingya itu dikuburkan di pemakaman umum RSUD setempat, Gampong Sidoarjo, Kecamatan Langsa Lama.

Koordinator Medis Posko Pengungsian Rohingya di Kota Langsa, dr Ayu MKes, kepada Serambi mengatakan, Shaera Habibi dirawat di RSUD Langsa kelas III itu sejak Jumat (15/5) lalu. Ia meninggal karena komplikasi tetanus di bagian kaki atau Dx tetanus dan mikroc ephali.

Selama ia dirawat, ibunya, Mimi (25), dan kakaknya, Asma Bibi (4), setia mendampingi Syahera Habibi. Sedangkan ayah almarhumah dikabarkan berada di Malaysia. Mereka terpisah saat terjadi pengungsian besar-besaran etnis Rohingya yang beragama Islam ke luar Myanmar karena gejolak politik dan keamanan di sana.

Setelah mendapat persetujuan ibunya, jenazah Syahera akhirnya dikebumikan di pemakaman RSUD Langsa. Asisten I Sekda Langsa, Suyetno, kepada Serambi mengatakan, meninggalnya balita imigran itu sudah dikabarkan kepada Kapolres dan Dandim 0104/Atim, serta pihak terkait lainnya.

Sementara itu, hingga pukul 13.00 WIB kemarin dari 682 imigran Myanmar dan Bangladesh di posko pengungsian Langsa, 17 orang di antaranya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Langsa. Kemudian yang dirawat di pos medis pengungsian hingga pukul 13.45 WIB sebanyak 145 orang.

Dari 145 imigran yang diserang penyakit itu, 90 orang menderita diare (mencret), 44 orang sakit kepala, dan selebihnya mengalami infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), gatal-gatal atau skabies.

Sementara itu, KONI Kota Langsa kemarin menyalurkan bantuan kepada ratusan pengungsi Myanmar dan Bangladesh di penampungan sementara Pelabuhan Kuala Langsa. Bantuan itu diterima Kepala Dinas Sosial setempat, Drs Mursydin, untuk diteruskan kepada para imigran muslim tersebut.

Ketua KONI Kota Langsa, Muhammad Zulfri ST menyebutkan, bantuan sembako yang diberikan itu terdiri atas beras 20 karung ukuran 10 kg, shampo, odol dan sikat gigi, sabun mandi, bedak, minyak rambut, pakaian dalam, dan lainnya. “Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.

Mantan ketua DPRK Langsa ini juga mendesak dunia Internasional, khususnya PBB dan ASEAN, memberikan perlindungan hukum dan HAM terhadap etnis Rohingya yang kini berada di Aceh itu. (zb)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved