Senin, 11 Mei 2026

Suplai Air Macet Total Empat Hari

Ribuan pelanggan air bersih di Kota Sabang, selama empat hari sejak Selasa hingga Jumat (19-22/5), dipastikan tidak menerima

Tayang:
Editor: bakri

* PDAM Sabang Lakukan Pergantian Pipa

SABANG - Ribuan pelanggan air bersih di Kota Sabang, selama empat hari sejak Selasa hingga Jumat (19-22/5), dipastikan tidak menerima pasokan air bersih dari PDAM Tirta Aneuk Laot. Kondisi ini terjadi karena PDAM setempat sedang melakukan perbaikan dan penggantian pipa transmisi di kawasan Simpang Cot Batree, Paya Seunara, dan Pasiran, Kuta Timur.

Sejumlah pelanggan PDAM Tirta Aneuk Laot kepada Serambi, mengaku sangat kecewa dan kesal dengan pihak PDAM Tirta Aneuk Laot yang kembali melakukan penghentian distribusi air ke rumah pelanggan.

Betapa tidak, penghentian suplai air bersih tanpa pemberitahuan sebelumnya itu, telah mengganggu aktivitas masyarakat. Terlebih lagi penghentian suplai air bersih itu dilakukan pada saat musim kemarau, yang mengakibatkan masyarakat sulit untuk mendapatkan sumber air bersih.

Menurut warga, tak ada upaya lain yang bisa dilakukan untuk mendapatkan air bersih yang merupakan kebutuhan dasar di rumah tangga, kecuali harus membelinya dari mobil tangki dengan mengeluarkan biaya yang besar.

Karena di daerah kepulauan itu tidak ada sumber air yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Kalaupun ada, lokasinya sangat jauh dari pemukiman penduduk.

“Mau tak mau harus membeli air dari mobil tangki. Kalau memang penghentian berlangsung hingga empat hari, berarti selama itu pula masyarakat harus membeli air,” kata salah seorang.

Direktur PDAM Tirta Aneuk Laot, Kota Sabang, Cut Faisal SH, yang dihubungi Serambi mengatakan, penghentikan distribusi air bersih ke rumah pelanggan itu dilakukan sejak Selasa hingga Jumat (22/5).

Penghentian suplai air bersih secara total itu terpaksa dilakukan karena ada pekerjaan penyambungan pipa transmisi di Simpang Cot Batree, Paya Seunara dan Pasiran, Kuta Timur. Karena pipa lama itu tidak layak lagi dan harus diganti atau disambung ke pipa baru yang sudah dipasang setahun lalu.

“Untuk penyambungan pipa terlebih dahulu harus dihentikan suplai air,” katanya. Pihaknya akan mengupayakan membagi-bagikan air bersih ke rumah pelanggan selama pekerjaan penyambungan pipa transmisi tersebut dilakukan.(az)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved