JK: Tampung Semua Pengungsi Rohingya
Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla (JK) memerintahkan untuk menampung semua pengungsi Rohingya yang mengapung di tengah
TOKYO - Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla (JK) memerintahkan untuk menampung semua pengungsi Rohingya yang mengapung di tengah laut. Bila di atas 10.000 orang akan disiapkan satu pulau sebagai tempat pengungsian sementara selama satu tahun. Pulau tersebut akan dipilih antara Kepulauan Riau atau sebuah pulau di Aceh. “Saya perintahkan Menlu dan Menkopolhukam menampung semua pengungsi Rohingya tersebut,” papar JK kepada wartawan Indonesia di Tokyo, Kamis (21/5) sore.
JK menganggap kalau Indonesia membiarkan orang yang sudah sekarat susah itu hingga mati adalah perbuatan biadab. “Kita biadap kalau membiarkan mereka meninggal. Di mana naluri kemanusiaan kita?” tekannya. Karena itu dengan sigap JK meminta semua pihak untuk menerima pengungsi tersebut, “Air Asia sajay ang korban meninggal semua kita bantu, masak orang yang masih hidup ini tidak kita bantu sih?” tambahnya.
Apabila pengungsi jumlahnya 10.000 atau lebih, menurut JK, akan disiapkan satu pulau tertentu di Indonesia untuk menampung mereka sementara. Biaya makan mereka disepakati dibayar bersama antara Indonesia dan Malaysia. “Tadinya mau di pulau galang tapi karena infrastrukturnya rusak, sehingga tidak jadi. Lalu sekarang kita pusatkan ke sebuah pulau di Aceh atau di kepulauan di Riau, masih diteliti lebih lanjut kemungkinanya belum diumumkan,” ungkap JK.
Karena itu JK akan segera menelepon Gubernur masing-masing untuk menyelidiki daerah-daerah tersebut guna melihat kemungkinan sebagai tempat pengungsian sementara mereka itu. Lalu ada yang bertanya kepada JK mengenai anak-anak pengungsi, “Saya bilang anak-anak itu ya coba saja dimasukkan ke panti asuhan sementara atau masukkan ke pesantren untuk belajar sementara.”
Setelah Indonesia bersedia menampung sementara pengungsi tersebut, giliran Turki baru saja mengumumkan untuk membantu para pengungsi juga. “Nantinya tentu diharapkan pihak UNHCR akan memperhatikan lebih lanjut mengenai para pengungsi tersebut. Sementara itu kini kita tampung dulu mereka, kasihan sudah susah hidupnya,” jelas Jusuf Kalla.(tribunnews.com)