Senin, 11 Mei 2026

Droe Keu Droe

Simpati untuk Ronghiya

BERBAGAI bentuk kekerasan oleh militer terhadap kaum muslim Rohingya di Myanmar dan Bangladesh

Tayang:
Editor: bakri

BERBAGAI bentuk kekerasan oleh militer terhadap kaum muslim Rohingya di Myanmar dan Bangladesh adalah tindak kejahatan atas kemanusiaan. Tindakan itu harus dihentikan, kelompok itu perlu dilindungi dan diberi status kewarganegaraan beserta hak-haknya.

Kita menanggapi tragedi kemanusiaan yang menimpa kaum muslim Rohingya di Myanmar dan Bangladesh, militer negara itu mendiskriminasi, merampas hak atas tanah, menolak kewarganegaraan, mengusir, melarang ibadah, bahkan membantai kelompok itu.

Berbagai tindakan kekerasan tersebut jelas melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan HAM, serta diskriminatif berlatar belakang agama ini tidak bisa dibiarkan dan harus segera dihentikan.

Kita mengutuk segala bentuk pembantaian, pengusiran, penindasan, penangkapan, dan sejumlah tindakan tidak berperikemanusiaan lainnya serta tindakan ini tidak dapat ditoleransi atas nama apa pun.

Organisasi Konferensi Islam (OKI), ASEAN dan PBB harus mendesak dan mencegah junta militer Myanmar agar segera menghentikan segala bentuk kekerasan itu.

Pemerintah setempat harus melindungi hak-hak hidup dan beragama kaum muslim Rohingya. Mereka harus diakui sebagai warga negara Myanmar lengkap dengan hak-haknya tanpa diskriminasi. Kita juga mendesak Pemerintah RI untuk berperan aktif dalam membantu penyelesaian tragedi kemanusiaan di Myanmar.

Seperti diberitakan sebelumnya, kaum muslim Rohingya adalah kelompok minoritas di tengah mayoritas kaum Buddha di Myanmar. Mereka tinggal di bagian utara Arakan atau negara bagian Rakhine yang berbatasan dengan Bangladesh.

Suadi Sulaiman
Juru Bicara DPA Partai Aceh Email: suadisulaiman@yahoo.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved