PPI Panteraja belum Berfungsi

Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Panteraja, Pidie Jaya (Pijay) yang dibangun tahun 2013 lalu, kini sudah rampung

PPI Panteraja belum Berfungsi
KEHADIRAN sejumlah bangunan di Komplek Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Panteraja hanya mubazir saja. Sejak rampung dua tahun lalu hingga kini tidak dimanfaatkan termasuk tiga unit rumah, Sabtu (27/6).SERAMBI/ABDULLAH GANI 

MEURUEDU - Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Panteraja, Pidie Jaya (Pijay) yang dibangun tahun 2013 lalu, kini sudah rampung. Namun PPI itu belum juga difungsikan. Sehingga sejumlah bangunan dan failitas yang dibangun pemerintah di kompleks PPI itu kini terkesan mubazir dan tak terawat.

Bahkan ada beberapa bangunan yang terlihat mulai rusak akibat tak terawat, seperti halnya tempat pengolahan ikan dan pasar ikan. Jaringan atau kabel listrik dalam komplek tampak telah melentur hingga hampir menyentuh tanah. Dikhawatirkan, jika terus dibiarkan akan mengundang malapetaka bagi masyarakat.

Pantauan Serambi beberapa bangunan yang ada di kompeks BBI antara lain, satu unit rumah, satu unit kantor administrasi, satu unit kantor pengawas, sejumlah kios, gudang pengolahan ikan serta gedung pendaratan ikan. Kabid Pengolahan Perairan Tangkap dan Pesisir Pantai, drh TM Daud, menjawab Serambi menyebutkan, PPI itu sedang dilengkapi dengan beberapa fasilitas pendukung lainnya dan pihaknya sama sekali tak tahu kapan PPI tersebut difungsikan. “Saya tidak tahu kapan PPI itu difungsikan. Untuk jelasnya tolong ditanyakan saja pada Kadis Kelautan dan Perikanan (DKP),” jawab TM Daud singkat.Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pijay, Ir Kamaluddin yang ditanya melalui ponselnya Sabtu kemarin menyebutkan, PPI Panteraja akan dilengkapi beberapa fasilitas lainnya, sehingga keberadaannya kelak bermanfaat bagi nelayan. Ditanya kapan akan difungsikan, Kamaluddin mengatakan itu PPI akan difungsikan dalam waktu dekat. “Insya Allah dalam waktu tak berapa lama lagi, PPI Panteraja kita fungsikan,” jawab Kamaluddin singkat.(ag)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved